Penduduk Miskin NTT Berkurang 23 Ribu Orang

  • Whatsapp
ilustrasi: foto lintasntt.com

Kupang – Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat selama pandemi covid-19 yakni antara Maret-September 2021, penduduk miskin daerah itu berkurang sebesar 0,55% atau 23.000 orang.

Bila dibandingkan antara September 2021 dan September 2020, penduduk miskin NTT mengalami penurunan sebanyak 27,3 ribu orang atau turun 0,77%. Kendati terjadi penurunan, total penduduk miskin NTT pada September 2021 tercatat sebanyak 1.146.28 ribu orang atau 20,44%, terbanyak ketiga setelah Papua dan Papua Barat.

Read More


Plt Kepala BPS NTT Adi Manafe mengatakan angka kemiskinan September 2021 dipengaruhi oleh fenomena sosial antara lain penduduk usia kerja terdampak covid-19, cakupan vaksinasi covid-19 dosis pertama dan kedua meningkat, kasus covid-19, pengangguran terbuka dan perubahan pekerja informal.

Baca Juga :  Bulan K3, PLN UPK Flores Bagi Masker dan Sosialisasi Bahaya Listrik di Musim Hujan

Menurutnya, selama kurun waktu Agustus 2020-Agustus 2021, penduduk usia kerja menurun sebanyak 37,17 ribu orang sebagai dampak dari covid-19, mereka terdiri dari penduduk yang menganggur sebanyak 14,37%, bukan angkatan kerja 9,09%, tidak bekerja 19,93% dan bekerja dengan pengurangan jam kerja 292,66%.

“Kasus covid-19 harian pada Juli dan Agustus 2021 meningkat namun mulai turun pada September 2022, dan kumlah penduduk yang melakukan vaksinasi dosis pertama maupun dosis kedua pada September 2021 jauh meningkat dibandingkan pada Maret 2021,” ujarnya. (*/gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *