Pemulung asal TTU Meninggal di Pantai Kampung Solor

  • Whatsapp
Ilustrasi

Kupang–Seorang pemulung asal Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di pesisir pantai Kelurahan Kampung Solor, Kota Kupang, Jumat (29/4/2016) sekitar pukul 09.00 Wita.

Lokasi meninggalnya pemulung bernama Domi, 45 tahun tersebut diketahui tempat yang ia sering datangi. Ia juga diketahui sering membantu nelayan setempat.

“Korban di kenal oleh warga sebagai orang yang baik namun memiliki riwayat sakit batuk dan sesak di dada,” kata Lambertus Mone, nelayan setempat kepada wartawan.

Lambertus mengaku pada pukul 07.00 Wita, ia sempat memberikan nasi dan obat kepada Domi yang saat itu tidur di pantai. Kepalanya disandarkan pada sebatang kayu. Setelah itu Lambertus pergi ke perahunya yang ditambatkan di pantai.

Baca Juga :  Lima Ibu Meninggal di Kupang Akibat Pendarahan dan Infeksi

Begitu kembali, ia melihat Domi tidur telungkup. Tubuh Domi langsung dibalikkan sehingga wajahnya menghadap ke atas. Ia kemudian memanggil nelayan lainnya bernama Simoen Boby untuk bersama-sama menggotong tubuh korban untuk disandarkan kembali di batang kayu.

“Saya suruh Simeon cari keluarga korban, dan saya menuju ke rumah Saiful Amtiran (warga setempat) untuk memberitahukan keadaan korban. Pada saat saya kembali korban sudah dalam keadaan meninggal sehingga kami melapor ke polisi dan kelurahan,” katanya.

Menurut Dia, Domi tidak memiliki keluarga di Kupang. Ia diketahui sudah satu tahun bekerja sebagia pemulung di Kampung Solor sampai Bonipoi. Ia mengatakan warga sering membawa korban berobat ke puskesmas akibat sakit batuk yang diidapnya.

Baca Juga :  Gubernur NTT Sembuh dari Covid-19, Sabtu Kembali ke Kupang

Sementara itu, jenash Domi sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara sekitar pukul 09.05 Wita oleh polisi dari Polres Kupang Kota dan Polsek Kelapa Lima.

Saat ini polisi tengah melakukan olah tenpat kejadian perkara, namun belum diketahui penyebab meninggalnya Domi. (rr)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *