Pemprov NTT dan PTPN XIV Berniat Kembangkan Sapi Wagyu di Sulsel

  • Whatsapp
Foto: Web

Makassar – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV melakukan optimalisasi aset dengan memanfaatkan lahan di Sakkoli, Kabupaten Wajo dan Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), untuk pengembangan sapi ternak jenis wagyu.

Ini lantaran sapi wagyu memiliki nilai jual daging yang tinggi dan laris di pasaran. Hal ini dikatakan Direktur PTPN XIV Suhendri setelah bertemu dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

PTPN XIV memiliki kurang lebih 9.000 hektare lahan di Kabupaten Wajo dan Kabupaten Sidrap yang belum digarap.

Kepala Bagian Perencanaan dan Manajemen Sistem PTPN XIV Hamsa menjelaskan, ide ini muncul saat kunjungan Direktur PTPN XIV Suhrndri dan bertemu Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat.

Baca Juga :  Telkomsel Kolaborasi dengan Halodoc untuk Akselerasi Pemerataan Layanan Kesehatan

“Pak gubernur NTT paham betul tentang PTPN XIV. NTT kan diharapkan bisa menjadi daerah penghasil daging, tetapi karena keterbatasan area beliau menyarankan dikembangkan di lahan PTPN XIV yang di Sulsel,” jelas Hamsa, Kamis (25/11). Menurutnya, pemilihan lahan di Kabupaten Wajo dan Kabupaten Sidrap dilakukan bukan tanpa alasan. Lahan tersebut merupakan area peternakan yang dulunya dimiliki oleh PT Bina Mulya Ternak (persero).

Pada 1996, lahan tersebut resmi menjadi milik PT Perkebunan Nusantara XIV setelah terjadi peleburan antara PT Perkebunan XXVIII, PT Perkebunan XXXII, eks proyek pengembangan PT Perkebunan XXIII dan PT Bina Mulya Ternak.

Ternyata, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyambut baik rencana yang disampaikan oleh Direktur PTPN XIV. Hal tersebut sejalan dengan visi Kementan untuk mewujudkan swasembada daging di Indonesia. Selain itu, rencana ini juga membuka kesempatan bagi Sulawesi Selatan menjadi daerah komoditas daging setelah NTT.

Baca Juga :  Pajak Kos di Kota Kupang akan Turun jadi 10%

“Tapi sampai saat ini, rencana tersebut belum disampaikan ke Renmas (Perencanaan dan Manajemen Sistem), sehingga belum dibuatkan kajian lebih lanjut terkait kesesuaian lahan dan teknis lain,” lanjut Hamsa.

Bila rencana ini terealisasi, tentu menjadi angin segar bagi PTPN XIV. Dengan demikian PT Perkebunan Nusantara XIV dapat turut andil dalam swasembada daging sebagaimana yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian. (mi/lina)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *