Pelayaran Antarpulau di NTT Masih Lumpuh

  • Whatsapp
Pelabuhan Penyeberangan Bolok
Pelabuhan Penyeberangan Bolok

Kupang—Lintasntt.com: Aktivitas pelayaran antarapulau di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tutup sejak Jumat  (6/6), sampai Minggu (8/6) belum beroperasi.

Penutupan pelayaran menyusul angin kencang berkecepatan 40-45 kilometer per jam dan tinggi gelombang di laut antara 3-4 meter.

Supervisor PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Kupang Hermin Welkis mengatakan pihaknya terpaksa menutup pelayaran menunggu kondisi cuaca dan angin kencang kembali normal. “Seluruh kapal pengangkut penumpang tidak berlayar karena angin kencang,’ kata Hermin.

Pada Jumat pagi, ada empat pelayaran yang dibatal yakni Kapal Motor (KM) Ranaka dan KM Rokatenda tujuan Pulau Rote, serta KM Ile Ape rute Waingapu (Sumba Timur)-Pulau Sabu, dan KM Ine Rie 2 rute Waingapu-Aimere. “Ada dua kapal yang tertahan di luar Kupang yakni Ile Ape tertahan di Waingapu dan Ine  Rie 2 tertahan di Aimere (Flores),” ujarnya.

Sedangkan armada ASDP lainnya yang tidak berlayar, berlindung dekat Pelabuhan Hansisi di Pulau Semau. Ia mengatakan angin kencang berkecepatan 45 kilometer per jam membahayakan pelayaran. Sesuai prediksi Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kondisi tersebut akan berlangsung antara dua sampai tiga hari.

Perairan yang perlu diwaspadai karena bergelombang tinggi mulai dari Laut Sawu, peraiaran selatan Kota Kupang hingga selatan Pulau Rote, Laut Timor. Laut Sawu merupakan jalur pelayaran kapal-kapal ASDP tujuan Flores, Sabu, Sumba, Lembata, dan Alor. Ia mengatakan penumpang memaklumi penutupan pelayaran tersebut demi keselamatan pelayaran.

Sedangkan seluruh penumpang yang akan berangkat dengan kapal ASDP diminta kembali ke rumah menunggu sampai  cuaca kembali normal. Penghentian pelayaran juga mengakibatkan truk pengangkut barang sembako, kelontong dan bangunan tertahan di terminal pelabuhan. (sumber: Media Indonesia)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.