Pasukan Denjaka TNI AL Lumpuhkan Perompak di Selat Sunda

  • Whatsapp
Dua pembajak ini nekat menabrakkan KMP Port Link ke kapal lainnya yang sedang berlayar di tengah Selat Sunda/Foto: Dari Liputan6

Cilegon–Satu regu Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) TNI-AL yang berjumlah tujuh orang bersama Polair Polda Banten, Basarnas, dan Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) melumpuhkan perompak di Selat Sunda.

Cerita berawal dari Kapal Motor Penumpang (KMP) Port Link V yang sedang berlayar di Selat Sunda dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni dikabarkan telah dibajak dua perompak.

Dua pembajak ini nekat menabrakkan KMP Port Link V ke kapal lainnya yang sedang berlayar di tengah laut.

Akibatnya, bahan bakar minyak (BBM) kapal pun tumpah mengotori Selat Sunda. Mendapat laporan itu, satu regu Denjaga bersama polisi, basarnas dan KPLP berangkat untuk menyelamatkan penumpang kapal yang dibajak itu dan membersihkan tumpahan minyak di tengah laut.

Baca Juga :  5 Wanita Jepang yang Hilang Saat Menyelam di Bali Selamat, 2 Masih Dicari

Baku tembak pun tak terelakkan untuk melumpuhkan para perompak KMP Port Link V tersebut. Pasukan Denjaka pun menuntaskan misinya.

Begitulah, kejadian tersebut hanyalah simulasi dan latihan gabungan yang berlangsung di Pelabuhan Indah Kyat, Kota Cilegon, Banten.

“Kita berbicara kepulauan, transportasi kelautan sangat diperlukan, potensi pencemaran selalu ada. Bagaimana minyak ini ke darat, kalau sudah ke darat sangat susah ditangani,” kata Dirut KPLP Gajah Rooseno yang ditemui usai simulasi di Pelabuhan Indah Kyat, Kota Cilegon, Banten, Kamis (26/05/2016).

“Selat sunda ALKI II, sangat potensi penyeberangan kapal asing. Sangat rawan pencemaran dan tabrakan, jadi kita harus cepat menangani. Selat Sunda harus jadi lalu lintas damai,” tutur Rooseno. (sumber: liputan6)

Baca Juga :  Menaker Tutup Operasi PJTKI di Atambua

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *