Pasar di Kota Kupang sudah Terapkan Pembayaran Digital QRIS

  • Whatsapp
Foto: Humas Kota Kupang

Kupang – Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Bank Indonesia meluncurkana aplikasi pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk pasar tradisional di Pasar Oebobo, Rabu (2/6/2021).

Sejak diluncurkan di NTT beberapa tahun lalu, sampai Mei 2021, pengguna QRIS di daerah itu telah mencapai 35.095 merchant.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore berharap penggunaan QRIS yang meluas, akan mendukung perluasan jaringan bisnis merchant dan penyedia jasa layanan di pasar dan UMKM di Kota Kupang hingga merambah di tingkat nasional bahkan internasional.

Wali Kota berharap peluncuran Retribusi Pasar dengan QRIS tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus dilanjutkan secara luas. Karena penggunaan QRIS memudahkan masyarakat melakukan transaksi pembayaran.

Konsumen cukup membayar menggunakan satu QR Code untuk seluruh pembayaran. Di samping itu masyarakat tidak perlu takut akan kehilangan uang dan diuntungkan karena tidak perlu repot dalam melakukan transaksi secara tunai. “Hanya membutuhkan scan code-nya saja sehingga tidak membutuhkan waktu juga proses yang lama’’, tuturnya.

Baca Juga :  Juni 2019, NTT Luncurkan Produk Miras Bernama 'Sophia'

Walikota Kupang menjelaskan dimulainya pemanfaatan QRIS sebagai alternatif transaksi non tunai dalam sistem retribusi pasar diharapkan juga akan memberikan kemudahan bagi pemerintah dalam pengawasan retribusi lewat satu pintu.

Hal ini sesuai komitmen pemerintah Kota Kupang dalam mewujudkan visi dan misi Kota Kupang, khususnya untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bebas KKN dan transparansi dalam pengelolaan keuangan sesuai misi Kupang jujur.

Hal tersebut tambahnya, akan akan berdampak secara langsung pada optimalisasi sumber PAD Kota Kupang.
“Kalau terus diterapkan tidak hanya di pasar tetapi juga di semua transaksi-transaksi ekonomi di Kota Kupang, maka akan meminimalisir praktik korupsi dan juga mendukung semangat Smart City di Kota Kupang,” tuturnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja sebagai wujud sinergi dalam digitalisasi, pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang dan PT. Telkom Indonesia, melaksanakan program digitalisasi pasar di Kota Kupang, yang mencakup penerimaan retribusi serta digitalisasi transaksi pembayaran melalui QRIS.

Baca Juga :  Luncurkan Iconnet, PLN Ramaikan Bisnis Internet Broadband

“Ke depan kami akan terus mendorong agar dapat di replikasi dan diimplementasikan pada pasar-pasar lainnya di Kota Kupang dan di seluruh NTT,” katanya.

CEO Qren Telkom Kota Kupang, Fajar ERI Dianto juga mendukung keinginan Pemerintah Kota Kupang dan Kantor Perwakilan BI NTT dalam perluasan penggunaan QRIS di Kota Kupang.

“Kami siap dan sudah menyatakan kesanggupan mendukung penuh program perluasan digitalisasi keuangan dengan QRIS ini di NTT untuk retribusi pasar tradisional, retribusi parkir bahkan retribusi tiket. Semua sudah siap tinggal dijalankan, juga transaksi yang ada di UMKM akan kami siapkan dashboardnya, juga disiapkan inisiasinya, dan mudah-mudahan akan kita siapkan bisnisnya”, kata Eri. (PKP_val)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *