Partai Prima Deklarasi di Hari Lahir Pancasila

  • Whatsapp

Jakarta – Partai Rakyat Adil dan Makmur (Prima) dideklarasikan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Selasa (1/6/2021). Deklarasi digelar di Pusat Perfilman Usmar Ismail

Ketua Umum Prima, Agus Jabo Priyono mengatakan saat ini rakyat dihadapkan pada jurang ketimpangan ekonomi yang lebar. Kaum 1%, yang disebut oligarki menguasai hajat hidup rakyat 99%.

“PrimaPartainya rakyat biasa, lahir di tengah pusaran arus kehidupan bangsa yang keras, baik karena pandemi, masalah ekonomi yang semakin jauh dari prinsip-prinsip kemanusiaan dan keadilan, polarisasi kehidupan berbangsa yang akut dan hilangnya gagasan besar untuk membangun kehidupan yang adil, aman dan damai,” ujarnya.

Menurut Agus Jabo Priyono, PRIMA bisa menjadi solusi mengatasi ketimpangan yang terjadi. Program Perjuangan PRIMA bisa menjadi jalan keluar yaitu : Pertama, Prima akan memperjuangkan reformasi perpajakan di Indonesia agar lebih berkeadilan.

Baca Juga :  80 Persen Orang Timor di Kupang Pilih Jonas-Niko

Kedua, memanfaatkan sumber daya yang kita miliki dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, dengan industri nasional yang mandiri; membangun pertanian modern, memajukan UMKM dan koperasi sebagai soko guru ekonomi bangsa, dengan menjadikan seluruh bangsa Indonesia, apapun sukunya, apapun agamanya, hidup dalam keadilan, kemakmuran, bersatu, tentram lahir maupun batin.

Ketiga, menjadikan Indonesia sebagai negara maju, yang kuat dan berdikari, baik ekonomi, politik maupun sosial budaya, dengan sistem demokrasi partisipasif, pemerintahan bersih, dengan sumber daya manusia yang unggul, setara dan tidak lagi menjadi follower bagi negara lain.

Keempat, dengan kemakmuran dan berdikari, Indonesia akan menjadi negara yang terlibat aktif dalam menjaga perdamaian dunia.

“Dengan bersandar kepada kekuatan sendiri, dengan semangat gotong royong, kita pasti bisa. Kita, tidaklah seperti pungguk yang merindukan bulan tetapi kita percaya: yang berjuang, pasti menang,” yakin Agus Jabo Priyono, aktivis yang selama kuliah di Universitas Negeri Sebelas Maret, UNS, Surakarta, terlibat pergerakan mahasiswa menentang rezim Orde Baru.

Baca Juga :  Warga NTT di Jakarta Beri Dukungan ke Ahok-Djarot

Puncaknya, pada 1996, Agus Jabo Priyono terlibat pendirian Partai Rakyat Demokratik (PRD), partai yang paling gigih menentang kediktatoran Orde Baru kala itu. Tahun 2024 adalah tahun politik rakyat Indonesia; hajatan politik besar yang dapat menentukan jalan keadilan dan kemakmuran rakyat makin dekat atau menjauh.

Pada tahun itulah, rakyat melalui ajang pemilihan umum memilih dan memenangkan partai politik beserta wakil-wakil rakyat, presiden dan wakil presiden. “Rakyat bisa memenangkan PRIMA untuk melakukan perubahan,” seru Agus Jabo Priyono. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *