Orang Miskin Diprediksi Bertambah 3,78 Juta, Pengangguran 5,23 Juta

  • Whatsapp
Ilustrasi Penduduk Miskin/Foto: Merdeka.com

Kupang – Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Nusa Tenggara Timur (NTT), Lydia Kurniawati Christyana menyebutkan imbas korona (covid-19), tidak hanya berdampak pada perekonomian nasional.

Namun, juga berdampak terhadap bidang sosial dan pembangunan. Secara nasional, orang miskin diprakirakan bertambah sebanyak 3,78 juta orang dan pengangguran bertambah 5,23 juta orang.

Read More

Pertambahan orang miskin dan pengangguran sebanyak itu merupakan skenario sangat berat dari pemerintah. Karena itu, harus direspon dengan kebijakan extraordinary untuk melindungi masyarakat, dunia usaha dan stabilitas sektor keuangan.

Baca Juga :  Update Korona NTT 1 Mei: 10 ODP dan 9 PDP Dirawat

“Eskalasi covid-19 dan perlambatan ekonomi yang tajam, harus dimitigasi dampaknya pada kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat, kesinambungan dunia usaha serta stabilitas sektor keuangan,” ujarnya menyampaikan materi ‘Prospek Pertumbuhan Ekonomi NTT 2020’ dalam Virtual Meeting ‘Sasando Dia (sante-sante duduk baomong deng media) di Kupang, Selasa (19/5).

Untuk skenario berat, pemerintah memprediksikan orang miskin hanya bertambah 1,6 juta orang, dan pengangguran bertambah 2,92 juta orang.

Sedangkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 atau sesudah covid-19, diproyeksikan bisa minus 0,4% untuk proyeksi sangat berat, dan 2,3% untuk proyeksi berat. Adapun pertumbuhan Indonesia sebelum covid-19 sebesar 5,3%.

Karena itu, dengan berbagai langkah extraordinary, pemerintah berupaya menjaga agar pertumbuhan tidak menuju skenario sangat berat. (gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *