NTT Tidak Kirim Wakil di Unjuk Rasa 212

  • Whatsapp
ILUSTRASI: Gubernur Frans Lebu Raya Menari Ja'i di sela-sela apel dan doa 'Nusantara Bersatu' Rabu (30/11/2016). Foto: Gamaliel

Kupang–Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya mengatakan pihaknya tidak mengirim orang mengikuti unjuk rasa di Jakarta pada, Jumat 2 Desember 2016 atau 212.

“Andaikata berniat untuk mengikuti unjuk rasa, sampaikan kepada kami secara baik-baik supaya bisa diikuti,” kata Frans kepada wartawan.

Read More

Warga NTT yang ingin menyampaikan aspirasi, diminta menyampaikan secara baik, aman dan damai. “Tidak perlu caci-maki,” kata Dia.

Menurut Frans apel dan doa ‘Nusantara Bersatu’ yang digelar Rabu (30/11) merupakan respon masyarakat untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kerukunan dan toleransi di daerah ini tidak diragukan lagi.

Menurutnya, keanekaragaman merupakan sesuatu yang given sehingga tidak perlu dipertentangkan lagi. Intinya saling menghargai dan saling menghormati.

Baca Juga :  Bawaslu NTT: Anggota PPS dan Saksi di Mabar Coblos 40 Surat Suara

Di tempat terpisah, Ketua Naga Budi NTT Indra Efendi minta kegiatan seperti doa dan apel ‘Nusantara Bersatu’ digelar secara berkala sehingga dari situ tumbuh rasa persatuan dan kesatuan di antara anak-anak bangsa.

“Antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan Nusantara Bersatu besar sekali, ini menandakan masyarakat ingin menunjukkan rasa persatuan dan kesatuan mereka,” ujarnya. (gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *