NTT Masih Krisis Air, 60.000 Ha Sawah Belum Ditanami

  • Whatsapp
Ilustrasi Kekeringan

Kupang–Krisis air masih melanda sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) sampai akhir Januari 2016.

Kondisi ini disebabkan masih menguatnya El Nino yang berdampak terhadap berkurangnya curah hujan dan hari hujan di seluruh wilayah NTT.

Read More

Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengatakan El Nino telah membawa dampak serius terhadap produksi padi. Saat ini lebih dari 60.000 hektare areal persawahan belum ditanami karena kekurangan air.

Ribuan areal tersebut tersebar di tujuh kabupaten. “Saya berharap hanya tujuh kabupaten yang dilanda kekeringan. Kabupaten lainnya aman,” kata Frans di Kupang, Sabtu.

Baca Juga :  Ribuan Warga Sabu Raijua Krisis Air Bersih

Ia mengatakan penurunan areal tanam juga terjadi pada tanaman jagung mencapai setengah dari luas tanam pada 2015.
Bupati dan wali kota telah diminta siaga terkait penurunan areal tanam tersebut. “Kita memang harus siap-siap. Jika hujan baru turun di Februari, petani akan sulit menanam,” katanya.
Frans menyebutkan daerah yang kekeringan di Pulau Timor terjadi di pantai utara Kabupaten Timor Tengah Utara. Pemerintah kabupaten sudah diingatkan segera menyiapkan beras cadangan jatah pemerintah kabupaten sebesar 100 ton untuk dibagikan kepada warga.

“Kalau masyarakat mengalami gagal tanam dan panen segera dibantu,” kata Dia. (gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *