NTT Mart Belu Mulai Beroperasi, ASN Wajib Belanja Produk Lokal Minimal Rp100 Ribu Jelang Natal

  • Whatsapp

Belu – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, meresmikan NTT Mart by Dekranasda Belu di Galeri Tenun Haliwen, Atambua, Senin (1/12/2025).

Kehadiran NTT Mart Belu melengkapi dua NTT Mart yang sudah lebih dulu beroperasi, yaitu NTT Mart Tarus, Kabupaten Kupang dan NTT Mart Kota Kupang.

Read More

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan kebijakan utama jelang Natal dan Tahun Baru, yaitu ASN wajib berbelanja produk lokal minimal Rp100.000 melalui NTT Mart. Dengan 4.000–5.000 ASN di Belu, perputaran ekonomi diperkirakan mencapai Rp5 miliar dalam satu periode belanja.

“Kita hanya mengarahkan konsumsi akhir tahun agar memberi manfaat bagi UMKM lokal,” kata Gubernur Melki.

Kadis Perindag NTT, Zet Sony Libing, mengatakan kebijakan belanja wajib ini menjadi jaminan pasar bagi UMKM agar produksi mereka lebih stabil.

“Selama ini UMKM sering tidak konsisten memproduksi karena tidak ada kepastian pasar. Kebijakan ini memastikan adanya permintaan rutin sehingga kualitas dan kapasitas bisa terus meningkat,” ujarnya.

Sony menambahkan, skema beli putus dan margin maksimal 10% diterapkan agar harga produk tetap terjangkau. Saat ini, NTT Mart Belu menampilkan 950 produk dari 23 pelaku IKM.

Bupati Belu Willybrodus Lay menilai NTT Mart Belu akan menjadi pusat belanja strategis di jalur perbatasan Indonesia-Timor Leste dan memperluas pemasaran produk unggulan daerah.

“Atambua sebagai lokasi peluncuran karena berada pada jalur utama perjalanan warga Timor Leste menuju Kupang. Setiap hari terdapat 5-7 bus yang singgah di Atambua, sehingga NTT Mart berpotensi menjadi pusat perhentian dan belanja produk lokal. Ke depan, kawasan ini diharapkan berkembang menjadi rest area perbatasan dengan pujasera kuliner khas NTT,” ujarnya. (*/gma)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *