Natal Demokrat: Yesus Datang untuk Menyelamatkan Manusia

  • Whatsapp
Teatrikal di Perayaan Natal Nasional Partai Demokrat di Kupang, Sabtu (16/1). Foto: Lintasntt.com/Gamaliel

Kupang–Ribuan kader dan simpatisan Partai Demokrat menghadiri perayaan natal nasional di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (16/1).

Perayaan natal juga dihadiri pengurus DPP Partai Demokrat termasuk Sekjen Hinca Panjaitan dan pengurus lainnya yakni Agustinus Tamo Mbapa dan Jefri Riwu Kore.

Read More

Pendeta Yusuf Nakmofa yang memimpin ibadah natal mengatakan natal memberikan warta keselamatan kepada semua orang yang berkenan kepadaNya.

“Yesus adalah firman yang telah menjadi manusia, yang hadir untuk menyelamatkan manusia,” ujarnya.

Baca Juga :  Hermanus Man Tanggapi Isu Ketidakabsahan Deklarasi 'FirManmu'

Karena itu, tidak semua orang mau merayakan natal. Alasannya warta keselamatan yang ditawarkan Allah tersebut hanya datang dan berkenan kepada mereka yang bersedia diri untuk dijumpai. Dan mereka yang memperkenankan diri untuk ditemui Allah, disebut anak-anak Allah.

Karena itu, Pendeta Yusuf minta seluruh anggota dewan Partai Demokrat menyadari diri bahwa mereka adalah ciptaan Tuhan. Karena itu mereka dituntut untuk memancarkan peran kemuliaan Allah lewat kehadiran mereka di kursi dewan.

Natal kali ini merupakan perayaan natal nasional kedua partai Demokrat di Nusa Tenggara Timur. Kali ini mengusung tema ‘Hidup Bersama Sebagai Keluarga Allah’ dan sub tema “Damai Natal Menjadi Spirit Baru bagi Partai Demokrat menjadi Partai yang Peduli dan Selalu Beri Solusi.’

Baca Juga :  Dana Bantuan Perbaikan Rumah Rusak akibat Seroja belum Turun

Ibadah diisi dengan teatrikal mengenai masalah sosial di Nusa Tenggara Timur. Seusai ibadah, dilanjutkan penyerahan bingkisan natal kepada Panti Asuhan Sonaf Manekat dan Panti Asuhan Agape.

Ketua DPD Partai Demokrat NTT John Kaunang mengatakan kader partai Demokrat senantiasa mengabarkan ke seluruh bumi tentang warta keselamatan yang dibawa Yesus Kristus ke dunia.

“Refleksi natal kali ini khusus bagi politisi bahwa Kita bekerja bukan untuk diri sendiri melainkan untuk rakyat. Tidak ada satupun pekerjaan politik yang bisa dikerjakan hanya oleh satu orang,” katanya. (gma/rr)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *