MK Terima Dua Gugatan Kasus Bupati Terpilih Sabu Raijua

  • Whatsapp
Yafet Rissy/foto; lintasntt.com

Kupang – Mahkamah Konstitusi (MK) menerima dua permohonan gugatan terhadap KPU Sabu Raijua terkait kasus kewarganegaraan bupati terpilih, Orient Riwu Kore, Jumat (26/2/2021).

Dua gugatan itu telah dicatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi Elektronik (e-BRPK) Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Tahun 2020, dengan registrasi perkara Nomor 133/PHP.BUB-XIX/2021 dan nomor 134 /PHP.BUB-XIX/2021.

Read More

Untuk gugatan nomor 133/PHP.BUB-XIX/2021, pemohon adalah pasangan calon nomor urut 1, Nikodemus Rihi Heke dan Yohanes Uly Kale

Baca Juga :  Pilkada Sabu Raijua, Orien-Thobias Unggul dengan 21,715 Suara

Sedangkan perkara nomor 134 /PHP.BUB-XIX/2021, permohonan disampaikan oleh warga Sabu Raijua bernama Yanuarse Bawa Lomi mewakili Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Sabu Raijua (Amapedo) dan dua perorangan yakni Marthen Radja dan Herman Lawe Hiku.

“Artinya permohonan ini akan disidangkan di MK, tinggal tunggu jawaban dari termohon KPUD Sabu Raijua lalu MK tetapkan tanggal sidang,” kata Kuasa Hukum Pemohon Amapedo, Yafet Yosafat Wilben Rissy.

Gugatan telah dicatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi Elektronik (e-BRPK) Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Tahun 2020. “Artinya permohonan ini akan disidangkan di MK, tinggal tunggu jawaban dari termohon KPUD Sabu Raijua lalu MK tetapkan tanggal sidang,” kata Kuasa Hukum Pemohon, Yafet Yosafat Wilben Rissy .

Baca Juga :  Nikodemus Rihi Heke Pimpin Golkar Sabu Raijua

Menurutnya, pemohon diberikan waktu selama tiga hari untuk memberikan jawaban atas permohonan tersebut, setelah itu MK menetapkan tanggal sidang. “Ini momentum emas bagi MK untuk membuat terobosan hukum dan membuat keputusan bersejarah bagi Indonesia dan bagi rakyat Sabu Raijua,” katanya. (gma/mi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *