Menteri KKP Kunjungi Lokasi Pilot Project Budidaya Kakap-Kerapu di Semau

  • Whatsapp
Foto: lintasntt.com

Kupang – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur NTT Viktor Laiskodat mengunjungi lokasi Keramba Jaring Apung (KJA) di Pulau Semau, yang menjadi pilot project budidaya ikan kerapu dan kakap, Rabu, 30 Juni 2021.

KJA dengan sistem bulat tersebut memiliki diameter 10 meter persegi, dengan kedalaman 8 meter dan kapasitas padat tebar sebanyak 25.000 ekor ikan per KJA. Ikan yang dibudidayakan di lokasi itu, di antaranya ikan kerapu cantang dan ikan kakap putih.

Read More

Baca Juga :  Kabar Gembira, Bank NTT Turunkan Suku Bunga Dasar Kredit, Ini Rinciannya

Pada kesempatan tersebut, Menteri Sakti menyerahkan bantuan memberikan bantuan kepada perwakilan Pokdakan NTT berupa 17 paket bioflok, 5 paket bantuan kebun bibit rumput laut di Kabupaten Sumba Timur, 20.000 ekor benih kakap putih, dan 20.000 ekor benih bawal bintang.

“Saya bersama Pak Gubernur disini sudah sepakat bahwa dimulai tahun 2022 akan memfokuskan kegiatan budidaya di NTT dan NTB, ini diharapkan akan jadi andalan budidaya,” katanya kepada wartawan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTT, Ganef Wurgiyanto menjelaskan bahwa NTT mengajukan pinjaman daerah yang berasal dari APBD untuk kegiatan budidaya kerapu dan kakap di tiga lokasi KJA.
Selain Pulau Semau, sebaran lokasi budidaya lainnya akan dilakukan di Teluk Hadakewa, Lembata, dan Mulut Seribu, Rote Ndao.

Baca Juga :  I Nyoman Ariawan Atmaja Dikukuhkan jadi Kepala BI NTT

“Tahun 2021 ini diawali dengan pilot project di Pulau Semau Kabupaten Kupang ini, dengan total 9 unit KJA. Diharapkan 2-3 tahun kedepan perairan-perairan ini dapat memiliki sumber daya ikan (produksi ikan kerapu) yang berlimpah dan menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat,” jelas Ganef.

Perkembangan budidaya kakap-Kerapu ini direncanakan akan panen di bulan Agustus 2021 nanti. Dengan perkiraan total panen sebanyak 100 ton ikan dengan nilai jual sebesar Rp5,5 miliar. (gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *