Kupang, NTT – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menutup Kejuaraan Taekwondo Diklat Championship II di GOR Oepoi Kupang, Sabtu (12/7/2025) malam.
Lebih dari sekadar penutupan, acara tersebut menjadi ajang unjuk kemampuan dan semangat juang, di mana Wagub Asadoma, seorang legenda tinju NTT, turut beradu keahlian bela diri dengan atlet taekwondo. Ia juga disuguhi demonstrasi memukau dari atlet putri.
Kedatangan Wagub John Asadoma disambut antusias, terutama oleh para atlet junior yang langsung mengerubungi mantan Kapolda NTT tersebut.
Dalam sambutannya, Wagub Asadoma menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kejuaraan yang dinilai sangat bermanfaat bagi generasi muda. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini untuk kesehatan, pengembangan diri, dan pembentukan relasi sosial.
Lebih jauh, Wagub Asadoma memberikan pesan khusus kepada para sesepuh taekwondo NTT untuk fokus membina atlet dalam persiapan menghadapi kejuaraan tingkat nasional, khususnya PON 2028, dan internasional.
Sebagai mantan atlet tinju peraih medali emas Sea Games 1983 Singapura, ia memberikan semangat dan motivasi kepada para atlet muda untuk berlatih keras, fokus, dan berdoa demi meraih prestasi terbaik, termasuk menyumbang medali emas untuk NTT di PON 2028.
Adapun kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari (10-12 Juli) diikuti 605 peserta dari 17 tim, termasuk 16 dojang taekwondo dan satu tim dari Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLD), di bawah bimbingan Sabeum Nim Edy Sengge.
SMKN 1 Kupang keluar sebagai juara umum, disusul Dojang Lourdez dan Dojang Naikolan di posisi kedua dan ketiga. Dojang Diklat meraih juara favorit.
Ketua Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wagub Asadoma yang menjadi motivasi bagi para atlet.
Ia juga menjelaskan bahwa turnamen ini bertujuan untuk menjaring atlet berbakat untuk PON 2028, sekaligus memberikan wadah positif bagi anak muda agar terhindar dari hal-hal negatif seperti tawuran dan perundungan.
Kejuaraan Taekwondo Diklat Championship II bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga momentum untuk membina generasi muda yang berprestasi dan berkarakter. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan semangat juang para atlet, taekwondo NTT siap menghadapi tantangan di kancah nasional dan internasional. (*/gma).














