Mendagri Ingatkan Bupati-Wali Kota se-NTT Loyal Kepada Gubernur

  • Whatsapp
Mendagri Tjahjo Kumolo Menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Gubernur NTT Viktor Laiskodat di Atambua, Rabu (19/9). Foto: Lintasntt.com

 

Atambua–Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Thahjo Kumolo mengingatkan kepada bupati dan wali kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk tetap memegang teguh loyalitas tegak lurus.

Read More

“Kala gubernur memerintahkan A, mulai dari bupati hingga tingkat paling bawah harus A,” katanya saat menyampaikan sambutan pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Lapangan Simpang Lima Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Rabu (19/9).

Loyalitas tegak lurus mulai dari presiden sampai pejabat tingkat paling bawah. “Tegak lurus perintahnya,” tambah Tjahjo.

Baca Juga :  Pemuda NTT Dituntut Punya Inovasi Atasi Penyebaran Covid-19

Namun, menurut Tjahjo, untuk melaksanakan perintah tersebut, harus disesuaikan situasi dan kondisi geografis masing-masing daerah. Dengan memegang teguh loyalitas, dengan sendirinya akan terbangun kekompakan sehingga proses pembangunan akan saling bersinergi. “Ini harus dicamkan oleh aparatur sipil negara,” katanya.

Untuk wilayah perbatasan RI-Timor Leste, Tjahjo minta tiga bupati di kawasan itu yakni Bupati Belu, Bupati Timor Tengah Utara dan Bupati Malaka membangun sinergi dan konektivitas untuk mempercepat pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Menurutnya banyak keberhasilan yang sudah dicapai di perbatasan RI-Timor Leste mulai dari membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN), infrastruktur jalan, sarana kesehatan, pasar, dan sarana pendidikan yang semuanya demi menjaga kesejahteraan rakyat dan menjamin keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Baca Juga :  Manajemen PLN UIW NTT Audiens Bersama Gubernur Viktor Laiskodat

Tjahjo menyebutkan pemerintah terus mendorong kementerian dan lembaga, serta pemangku kebijakan lainnya menjabarkan agenda ke-3 Nawa Cita yakni membangun Indonesia dari pinggiran, dan memperkuat desa dari pinggiran terutama di kawasan perbatasan. (sumber: mi/palce amalo)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *