Menaker Tutup Operasi PJTKI di Atambua

  • Whatsapp

 Atambua–Lintasntt.com: Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri menutup operasional perusahaan Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) Bidar Putra Sukses di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Minggu (15/2).

Perusahaan itu diketahui menampung calon tenaga kerja Indonesia (TKI) sebelum kirim ke Malaysia. Padahal sesuai aturan, kantor cabang PJTJKI dilarang menampung calon TKI.

Penutupan itu dilakukan dalam rangkaian kunjungan Hanif ke sejumlah daerah di NTT seperti Kota Kupang, Kabupaten Kupang, dan Belu. Ketika melakukan sidak di kantor PJTKI tersebut, ia menemukan kondisi tempat penampungan buruk, dan tidak ada kamar mandi.

Komisariat Daerah Timor Pengurus Pusat (PP) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Gregorius R Daeng minta pemerintah NTT segera mengumumkan status darurat perdagangan manusia di daerah itu.

Baca Juga :  Waspadai Oknum Non Medis Berpraktek Dokter

Pasalnya perjualan manusia untuk dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga di luar negeri maupun pekerja di sektor perkebunan semakin bertambah.  Setiap PJTKI yang beroperasi di daerah itu merekrut sedkitnya 600 calon TKI ilegal setiap tahun.

Kebanyakan calon TKI adalah perempuan dan anak di bawah umur yang direkrut secara illegal melalui praktik manipulasi, rekayasa, penipuan dan eksploitasi. Beberapa orang yang diselamatkan mengaku menerima perlakuan diskriminatif, diancam, diteror, dipukul selama masa penampungan serta dilarang menghubungi keluarga

Terkait perdagangan manusia tersebut pada 16 Februari nanti, PMKRI akan menggelar seminar nasional yang menghadirkan Ketua MPR Zulkifli Hasan dan mantan menteri di erah Orde Baru Cosmas Batubara, dan sejumlah pembicara dari Kupang. Ia mengatakan seminar tersebut bertujuan mencari solusi guna menghentikan praktek perdagangan manusia. (sumber: media indonesia)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *