Medah: Pemerintah Setuju Bangun Bendungan di Lokasi Kekeringan TTS

  • Whatsapp
Ibrahim Medah/Foto: gamaliel
Ibrahim Medah/Foto: gamaliel

Jakarta–Lintasntt.com: Senator Ibrahim Medah melakukan pertemuan bersama Menteri PU dan Perumahan Rakyat (PR) Mochamad Basoeki Hadimoeljono untuk membahas kekeringan yang berdampak gagal panen dan gagal tanam di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur.

Pertemuan dilakukan di Jakarta, juga dihadiri Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba dan sejumlah anggota di antaranya Habib Ali dan Jasmen Purba.

Read More

Pertemuan itu bertujuan mendesak pemerintah segera mengambil langkah-langkah konkrit yang permanen untuk mengatasi
persoalan kekeringan yang saban tahun melanda masyarakat di daerah itu.

epada wartawan, sesuai pertemuan tersebut, Medah mengatakan Menteri PU janji membangun embung di wilayah itu untuk menampung air hujan. “Menteri PU dan PR menjanjikan pada 2016 akan dibangun lebih banyak bendungan di NTT,” kata Medah. Pembangunan bendungan di daerah ini menjadi prioritas utama terkait persoalan krisis air yang terjadi setiap kemarau.

Baca Juga :  6.200 Polisi Amankan Perayaan Idul Fitri di NTT

Mantan Bupati Kupang dua periode itu juga mengatakan, pada kesempatan pertemuan itu, ia juga menyampaikan soal irigasi di NTT. Dijelaskannya, irigasi untuk NTT tidak boleh menggunakan irigasi konfensional yang sama seperti di Pulau Jawa yang salurannya menggunakan selokan. “Tetapi saya katakan ke Menteri PU dan PR bahwa contoh seperti di Australia, Turki dan Israel, karena airnya kurang maka harus menggunakan irigasi hemat air.

Irigasi itu menggunakan irigasi tetes atau springkel.
Apapaun bentuknya untuk NTT, irigasi itu jangan lagi menggunakan seperti selokan yang di Jawa yang boros air,” tegasnya.

Dijelaskan Medah, irigasi dimaksud menggunakan pipa, atau menggunakan pipa karet sehingga hemat air. “Menteri PU dan PR sudah setuju dan mengatakan bahwa mereka sudah uji coba irigasi tersebut di Oesao dan memang hemat air,” katanya.

Baca Juga :  Waspada, Gelombang Tinggi Terjang Pesisir Barat Sumatra Hingga NTT

Menteri juga janti mengirim pompa untuk mengalirkan air dari sumur milik warga ke areal persawahan atau kebun di TTS dan di daerah lain di NTT. “Menteri PU dan PR juga setuju untuk memberikan bantuan-bantuan pompa untuk sumur bor yang belum ada pompa airnya sehingga bias dimanfaatkan sumur bor itu dengan baik oleh masyarakat,”katanya. (lbt)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *