Masa Jabatan Berakhir 22 Agustus, Wali Kota Kupang Mohon Maaf dan Pamit

  • Whatsapp
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang/Foto: Humas Pemkot Kupang

Kupang – Masa jabatan Wali Kota Kupang Jefirstson R. Riwu Kore dan Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man akan berakhir pada Senin (22/8/2022).

Saat menjadi pembina upacara pada HUT ke-77 Republik Indonesia tingkat Kota Kupang, Jefirstson mengatakan menjabat wali kota Kupang selama lima tahun terakhir, merupakan salah satu pencapaian terbesar dalam hidupnya.

Seperti pandemi covid-19 dan siklon seroja yang terjadi di tengah kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota.
Meskipun menghadapi berbagai kesulitan, namun menurutnya, mereka tetap mampu dan kuat menghadapi semua kesulitan tersebut.

Hal itu tidak lepas dari sikap saling berbagi, gotong-royong dan bahu-membahu dari masyarakat Kota Kupang yang membuat tantangan yang ada bisa dapat diatasi dengan baik.

Meski begitu, Jefirstson mengaku sadar beberapa hal yang belum rampung karena berbagai keterbatasan.

“Saya dan bapak dokter Hermanus Man meminta maaf dari lubuk hati terdalam. Kami sadar ada beberapa hal yang belum dapat dicapai atau dirampungkan karena keterbatasan yang ada, dan mungkin selama memimpin kota ini terdapat sikap, kata atau bahkan keputusan yang secara sadar atau tidak telah menimbulkan kekecewaan di hati bapak ibu masyarakat bahkan mitra sekalian, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” ucapnya seperti dikutip dari siaran pers Humas Pemkot Kupang.

Komandan Upacara Perayaan HUT ke-77 RI di Kota Kupang Pasi Intel Kodim 1604/Kupang, Kapten Inf. Nerson Baitanu, pembaca naskah Teks Proklamasi, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoue, dan pembaca Doa oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota, Yakobus Beda Kleden

Upacara peringatan HUT RI ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, unsur forkopimda, Sekda Fahrensy Priestley Funay, ketua dan wakil ketua tim penggerak PKK serta para isteri forkopimda.

Hadir pula Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, mantan Wakil Walikota Kupang periode 2007 – 2012. Daniel Hurek, para tokoh agama, para staf ahli, asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah, Direktur Perusahaan Daerah, camat, lurah, anggota TNI dan anggota Polri, serta orangtua dari 16 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). (*/PKP_chr)

 

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.