Mantan TNI AD Iros Dura Pimpin Partai Republikku Indonesia di NTT

  • Whatsapp
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Republiku Indonesia Provinsi NTT, Dominikus Dura /suaraflores.com

Kupang – Jelang pemilu 2024, partai politik baru gencar mengepakan sayapnya ke Provinsi NTT. Salah satunya adalah Partai Republiku Indonesia.

Partai besutan Ketua Umum Ramses Simanjuntak ini, kini telah gesit membangun struktur di NTT, dari tingkat provinsi, kabupaten/ kota hingga kecamatan dan desa-desa.

“Saat ini kami lagi konsolidasi pembentukan struktur DPC di 22 kabupaten/ kota. Sampai hari ini sudah 20 kabupaten, tinggal 2 kabupaten lagi. Kami targetkan dalam minggu ini seluruh struktur sudah 100 persen. Kami juga sudah siap untuk mengikuti verifikasi faktual KPU NTT,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Republiku Indonesia Provinsi NTT, Dominikus Dura di Kupang, Rabu (17/8/2022).

Dikatakan mantan anggota TNI ini, secara nasional Partai Republiku Indonesia telah mendaftarkan diri ke KPU RI, dan telah dinyatakan lengkap berkas administrasinya. Selanjutnya, Partai Republiku Indonesia siap mengikuti verifikasi tingkat provinsi. “Kami sudah siapkan struktur di semua kabupaten, termasuk sekretariat kantor DPW dan DPC,” kata Iros Dura.

Sedangkan mengenai pelantikan pengurus DPW NTT, lanjut dia, saat ini pihaknya sedang menunggu jadwal dari Ketua Umum dan Sekjend DPP. Jika sudah pasti, maka akan dilakukan pelantikan pengurus provinsi, dan selanjutnya DPW akan melantik seluruh pengurus DPC kabupaten dan kota.

“Saat ini ketum kami sedang di berada di Papua dan Sumatera. Selanjutnya nanti ke NTT untuk melantik pengurus DPW di Kupang. Yang pasti waktunya tidak lama lagi. Untuk pelantikan pengurus DPC kabupaten/ kota, nanti kami yang akan melantik mereka,” terang Iros Dura semangat.

Optimis Lolos Pemilu 2024

Iros Dura menegaskan dirinya sangat optimis Partai Republiku Indonesia lolos menjadi peserta pemilu bersama parpol lama dan partai baru lainnya. Untuk itu, selain memantapkan struktur menuju pelantikan, dirinya juga tengah ancang-ancang merekrut kader-kader handal untuk menjadi calon legislatif (Caleg), baik caleg untuk DPRD kabupaten/ kota, caleg DPRD Provinsi dan Caleg DPR-RI.

“Kami masih fokus tuntaskan struktur partai. Namun kami juga sudah merencanakan untuk merekrut caleg. Ini akan kami umumkan terbuka untuk semua kalangan. Kita butuh kaum muda, kita butuh orang-orang yang berani bersuara membela rakyat kecil, tidak boleh hanya sekedar menjadi wakil rakyat tapi harus berjuang melawan penindasaan korupsi dan kemiskinan yang merajalela di NTT,” tegas Iros Dura yang juga pengusaha NTT ini.

Ditanya mengapa dirinya mau menerima mandat menjadi Ketua DPW Partai Republiku Indonesia di NTT, putra Sikka yang malang-melintang di dunia militer ini mengaku karena keterpanggilan nurani. Ia merasa terketuk hati nuraninya melihat banyak ketidakadilan yang dialami masyarakat miskin di NTT dari waktu ke waktu yang terjadi secara kontinyu dan sistematis.

“Terus terang ini suatu panggilan nurani. Saya merasa malu kenapa NTT dicap miskin dan kaya dengan korupsi. Pendidikan kita tertinggal jauh dari semua provinsi, dan ekonomi kita masih rendah, padahal kita punya potensi alam yang kaya raya. Semua dikelola oleh pihak-pihak lain dan rakyat jadi penonton. Saya mau perjuangkan hak-hak rakyat yang dirampas selama ini,” terang Iros yang puluhan tahun mengabdi untuk bangsa dan negara sebagai prajurit TNI AD ini.

Diakuinya, sebagai partai baru pasti dilihat sebelah mata. Namun, ia memastikan akan membuktikan komitmen kuatnya membela kaum tertintas, kaum miskin seperti buruh, tani, nelayan, yang menjadi korban dari ketidakadilan pemimpin di NTT.

Parpol Lengkap Administrasi

Untuk diketahui, secara nasional Partai Republiku Indonesia telah dinyatakan lolos seleksi administrasi oleh KPU RI belum lama ini. Ada 24 parpol yang lolos atau lengkap administrasinya, yaitu:

1. PDI-P (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan)
2. PKP (Partai Keadilan dan Persatuan)
3. PKS (Partai Keadilan Sejahtera)
4. PBB (Partai Bulan Bintang )
5. Perindo (Partai Persatuan Indonesia)
6. Partai Nasdem
7. PKN (Partai Kebangkitan Nusantara)
8. Garuda (Partai Garda Perubahan Indonesia)
9. Partai Demokrat10. Gelora (Partai Gelombang Rakyat Indonesia)
11. Hanura (Partai Hati Nurani Rakyat)
12. Gerindra (Partai Gerakan Indonesia Raya)
13. PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)
14. PSI (Partai Solidaritas Indonesia)
15. PAN (Partai Amanat Nasional)
16. Golkar (Partai Golongan Karya)
17. PPP (Partai Persatuan Pembangunan)
18. Prima (Partai Rakyat Adil Makmur)
19. Partai Buruh
20. Partai Republik
21. Partai Ummat
22. Partai Republiku Indonesia
23. Parsindo (Partai Swara Rakyat Indonesia)
24. Partai Republik Satu. (*/suaraflores.com)

 

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.