Mahasiswa Gebrak Meja DPRD NTT Saat Dialog Terkait Pencekalan Selfina

  • Whatsapp
Foto: Lintasntt.com

Kupang–Dialog terkait kasus pencekalan Selfina Etidana oleh Satgas Antitrafficking Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di DPRD Nusa Tenggara Timur, Senin (14/1/2019) berlangsung alot.

Beberapa mahasiswa berkali-kali mengebrak meja saat dialog yang dipimpin anggota DPRD Jimi Sianto. Mahasiswa marah karena permintaan mereka kepada anggota dewan untuk menghadirkan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Nakertrans NTT Sisilia Sona tidak dituruti.

Sisilia diminta datang ke ruangan untuk didengar penjelasannya mengenai persoalan yang akhirnya membuat satgas mencekal Selfiana yang tercatat sebagai mahasiswi Sekolah Tinggi Teologia (STT) Galilea Indonesia di Yogyakarta tersebut.

Anggota DPRD NTT asal Alor, Alexander Ena yang turut dalam pertemuan tersebut berkali-kali minta mahasiswa tenang. Menurutnya, ruangan tempat digelarnya dialog itu tidak kondusif.

Baca Juga :  PDIP NTT Gelorakan Semangat Gotong Royong Tanggap Darurat Bencana

“Kalau secara psikologi kalian beringas semua, hadirkan orang di sini, kita bekin masalah baru,” ujarnya.

Selfina dicekal oleh satgas antitrafficking di Bandara El Tari Kupang pada 4 Januari 2019 karena dicurigai calon tenaga kerja ilegal yang akan bertolak ke luar negeri.

Sebelumnya, Sisilia Sona mengatakan saat ditanyai petugas, Selfina memberikan keterangan berbelit-belit, antara lain menyebutkan kartu mahasiswa ada di koper yang sudah dimasukan ke bagasi pesawat, namun pada pukul 17.00 Wita, Selfina memperlihatkan karta mahasiswa yang dikirim lewat WhatsApp dari Yogyakarta. Saat dicek, ada perbedaan data yang tertera di KTP dan kartu mahasiswa. (gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *