LPM Liliba Sukses Berdayakan UMKM di Masa Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
Pelantikan Pengurus LPM Liliba/Foto: dok

Kupang – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang dinilai sukses memberdayakan UMKM di kelurahan itu selama pandemi covid-19.

Penilaian itu disampaikan oleh 52 Ketua RT dan 16 RW d Kelurahan Liliba saat Pelantikan Badan Pengurus LPM Liliba periode 2021-2024 di Kantor Lurah Liliba, Selasa (19/1/2021). Atas kesuksesan ini, secara aklamasi para ketua RT/RW secara aklamasi memilih kembali Ketua LPM Drs Apolonius Nurak untuk periode kedua, 2021-2024.

Ketua Formatur Pemilihan Pengurus LPM Liliba, Pace A Niti dalam laporan pelantikan pengurus LPM 2021-2024 mengatakan pemilihan pengurus mengunakan sistem aklamasi setelah sebelumnya melalui tiga tahap penjaringan.

Tahap pertama digelar di Aula SDI Liliba pada 7 November 2020, tahap kedua 7 Januari 2021 dan tahap ketiga di Aula Kantor Lurah Liliba pada 13 Januari 2021 telah berjalan lancar

Pace A Niti yang juga ketua RW06 Kelurahan Liliba itu berharap capaian prestasi yang telah ditoreh pada periode sebelumnya 2018-2021 itu dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan untuk kesejahteraan bagi 19.000 warga Kelurahan Liliba.

Camat Oebobo, Matheos A. Maahuri, S.E melantik Badan Pengurus LPM Kelurahan Liliba berdasarkan SK Lurah Liliba Nomor 01/SKEP/KEL.LLB/2021 tanggal 15 Januari 2021 terdiri dari:

Baca Juga :  Pemprov NTT Siapkan Rp100 Miliar untuk Desain Komodo

Pengurus Inti

Drs. Apolonius Nurak (Ketua)
Hironimus Bifel, SH (Wakil Ketua)
Junus Andrias Lim (Sekretaris)
Herman D. Laning (Bendarahara)

Adapun tugas pokok dan fungsi LPM dalam Kota Kupang menurut Perda Nomor 9 Tahun 2016 yaitu
Menyusun rencana pembangunan bersama masyarakat dan pemerintah kelurahan.

Selanjutnya, menggerakan dan mengkoordinasikan untuk mendorong swadaya gotong royong masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan, serta memantau pelaksanaan pembangunan, dan menumbuhkembangkan kondisi dinamis masyarakat.

Sedangkan fungsi LPM ialah sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam merencañakan pelaksanaan pembangunan.

LPM juga berfungsi sebagai media komunikasi dan informasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat serta antarwarga masyarakat, perlu dijabarkan dan diimplementasikan oleh kepengurusan 2021-2024.

Sedangkan Lurah Liliba Viktor A. Makoni, S.Sos mengatakan, sampai September 2020, pengurus LPM periode 2018-2021 telah menggulirkan dana sebesar Rp2,3 Miliarn untuk UMKM.

Dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir sejak 2013 hingga 15 September 2020, pengurus LPM telah menyalurkan Dana Pemberdayaan Ekonomi Rakyat sebesar Rp 2.361.500.000 bagi Pengusaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) setempat. “Total dana Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (PEM) ini, dalam tenggat waktu tujuh tahun terakhir itu, telah digulir kepada 467 orang penerima dalam kelurahan Liliba.

Baca Juga :  AirAsia Rayakan Pencapaian 300 Juta Penumpang

Dari total Rp2.3 M itu untuk Penyaluran Tahap I sampai Tahap III Dana PEM pada 2013, 2015 dan 2017 sebesar Rp 750.000.000  untuk 217 orang penerima dengan pagu dana untuk setiap tahun tersebut diatas Rp 250 juta.

Tahun 2013 pagunya Rp 250 juta disalurkan ke 111 penerima dan 2015 juga Rp 250 juta untuk 75 orang penerima serta 2017 sebanyak Rp250 juta untuk 31 orang penerima Dana PEM itu,” katanya.

Sedangkan, untuk tahap Pengguliran dilakukan beberapa kali dalam tahun 2015, 2016, 2018, 2019 dan 2020 dengan total dana PEM sebesar Rp 1.611.500.000 kepada 250 orang.

“Pagu dana PEM yang digulirkan dalam tahun-tahun itu jumlahnya bervariasi dengan total penerima dalam tahun-tahun itu juga berbeda, tergantung penawaran dan permintaan serta hasil verifikasi tim dari LPM dan tim terkait lainnya,” kata Makoni mengutip laporan pengurus LPM sebelumnya.

Pejabat lainnya yang juga hadir dalam kegiatan itu, 16 Ketua RW serta Bhabimkamtibmas, Babinsa AD, Bhabimkamtibmas Liliba, Banbinsa AD dan AU Liliba, Ketua Karang Taruna Mekar Jaya Liliba, dan ASN Kelurahan Liliba. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *