KRI Sultan Hasanuddin Aman dari Ledakan di Lebanon

  • Whatsapp
KRI Sultan Hasanuddin/Foto: web

Lebanon – KRI Sulthan Hasanuddin 366 yang menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon, aman dari ledakan yang terjadi beberapa hari lalu.

Dikutip dari bbc.com, Rabu (5/8), Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Thohari mengatakan saat kejadian, KRI Sultan Hasanuddin sedang berlayar di Mersin, Turki.

Read More

Kapal Perang Indonesia ini bergabung bersama kapal perang lima negara lainnya yakni Jerman, Brasil, Turki, Yunani, dan Bangladesh untuk mengamankan wilayah perairan Lebanon melalui Satgas Maritim Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (Maritime Task Force/MTF-UNIFIL) sejak 2019.

Baca Juga :  Ledakan di Beirut, 70 Orang Tewas dan 4.000 Terluka

KRI Sultan Hasanuddin mengangkut 120 personel dan helikopter merupakan salah satu kapal perang canggih milik Indonesia.

Kapal ini digunakan TNI AL 24 November 2007, dibuat oleh Galangan Schelde Naval Shipbuilding, Belanda. Panjang 90,71 meter, lebar 13,02 meter, dan berat kosongnya 1.444 ton. Kapal ini mampu melaju dengan kecepatan maksimum 28 knots.

Kapal ini kemampuannya peperangan permukaan, dengan pesawat udara, atau rudal kemampuannya anti kapal selam. KRI Sultan Hasanuddin-366 juga dibekali berbagai persenjataan canggih. Ada meriam 76 mm Oto Melara Super Rapid Gun. Lalu 2 meriam kaliber 20 mm, dan 4 rudal Exocet 40 mm. Masing-masing punya kelebihan tersendiri.

Menurutnya, di Lebanon, terdapat total 1.447 WNI, 213 di antaranya masyarakat dan keluarga besar KBRI Lebanon dan 1.234 anggota TNI kontingen Garuda. (bbc.com/detik)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *