KPK Periksa Kuasa Hukum MDT 29 November

  • Whatsapp
Gedung KPK

Kupang–Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengirim surat panggilan kepada kuasa hukum Marthen Dira Tome (MDT), Yohanes Rihi untuk diperiksa pada 20 November 2016.

“Saya sudah menerima surat panggilan dua hari lalu. Di surat itu disebutkan dipangil untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana pendidikan luar sekolah (PLS) di Nusa Tenggara Timur (NTT) 2007,” kata Yohanis Rihi, Kamis (24/11)

Ia mempertanyakan surat panggilan tersebut karena KPK seharusnya tidak memeriksa kuasa hukum sebagai saksi yang sedang mendampingi tersangka.

“Ini tidak benar, karena KPK juga tahu pengacara yang mendampingi seorang tersangka apakah boleh dijadikan saksi?,” ujarnya.

Pengacara bekerja karena ada aturan hukum yang mengatur ia bekerja. “Tugasnya kan membela dan memberi penasehat hukum,” tandasnya.

Baca Juga :  Polda NTT Tangkap Penyelundup Imigran asal Myanmar

Ia mengatakan seharusnya KPK membuka diri dan menghentikan kasus ini. “Tapi saya paham karena sudah lama KPK mengindikasikan ini (terjadi korupsi) dan sampai sekarang tidak jelas,” kata Dia.

Menurutnya surat panggilan yang sama juga diterima oleh dua kuasa hukum MDT lainnya, ia belum memastikan keduanya juga diperiksa pada hari yang sama. (gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *