Korona, 300.000 Keluarga Miskin di NTT akan Terima BLT Rp600 Ribu per Bulan

  • Whatsapp
Uang/Copyright: Lintasntt.com

Kupang–Sebanyak 300.000 dari 750.000 keluarga (KK) miskin dan rentan miskin di Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampak pandemi korona (covid-19), akan menerima bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah pusat.

Juru Bicara Pemprov NTT untuk Penanganan Virus Korona, Marius Jelamu mengatakan 300.000 keluarga tersebut akan menerima Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020.

Read More

“Yang penting sekarang ialah data-data itu segera dikirim ke pemerintah pusat,” kata Marius Jelamu, Sabtu (18/4) seperti dikutip mi, Sabtu (18/4) sore.

Baca Juga :  266 Desa di TTS Serentak Dicairkan BLT

Saat ini, tambah Marius, seluruh kabupaten dan kota masih menghimpun data keluarga miskin dan rentan miskin untuk diserahkan ke pemerintah provinsi sebelum dikirim ke pemerintah pusat.

Menurutnya, lewat video conference bersama para gubernur pada Rabu, 15 April lalu, Menteri Sosial Juliari Batubara menyebutkan daerah dapat mengirim lebih banyak data keluarga miskin data jumlah saat ini.

“Kemenerian Sosial memberikan keleluasan kepada daerah mengirim lebih banyak dari data itu, tergantung dari kondisi di lapangan,” jelasnya.

Sedangkan bantuan BLT dari Pemerintah Provinsi NTT, dianggarkan sebesar Rp105 miliar. Anggaran sebesar itu akan dibagikan kepada keluarga miskin yang tidak tercover anggaran pemerintah pusat tersebut.

Kepala Badan Keuangan Setda NTT Zakarias Moruk mengatakan BLT dari pemerintah provinsi sebesar Rp500 ribu per bulan yang diberikan selama tiga bulan, sehingga total dana yang akan diterima setiap keluarga miskin dan rentan miskin sebesar Rp1,5 juta.

Baca Juga :  Mendes Tegaskan BLT Dana Desa Harus Berupa Uang Bukan Sembako

“Sebanyak Rp150 ribu dari dana Rp500 ribu itu diterima secara tunai, dan Rp350 ribu diterima dalam bentuk material seperti sembako atau bahan kebutuhan pokok lain,” kata Zakaris Moruk. (sumber: mi/p)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *