Kontrasepsi Jangka Panjang Efektif untuk Kepulauan NTT

  • Whatsapp
Ilustrasi

Kupang– Kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dinilai efektif diterapkan di daerah kepulauan seperti Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) NTT Kresaputra mengatakan metode ini telah dipilih sebagai salah satu strategi BKKBN meningkatkan kepersetaan KB di daerah itu.

Read More

“Banyak keterbatasan yang kita hadapi dalam meningkatkan kepersetaan KB. Salah satunya jangkauan yang sulit,” kata Kresaputra dalam acara Pengembangan Kemitraan Forum Media Peduli Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Kupang, Rabu (23/11).

Acara ini merupakan salah satu strategi BKKBN untuk menyebarluaskan program MKPJ dan program strategis lainnya kepada masyarakat meliputi IUD, sterilisasi, dan implan, metode operasi wanita (tubektomi) dan metode operasi pria (vasektomi).

Baca Juga :  KB Langkah Awal menuju Kesejahteraan Keluarga

Dia mengatakan capaian program MKPJ di NTT luar biasa bahkan tertinggi nasional. Untuk 2016, program MKPJ menargetkan 35.577 akseptor KB baru, sampai November 2016 sudah tercapai 23.669 akseptor atau sekitar 77,41%.

Program MKPJ juga mencegah akseptor KB yang berhenti mengunakan alat kontrasepsi lantaran jauhnya jarak permukiman penduduk dengan puskemas atau rumah sakit.

Kaerna itu, ia berharap warga yang bermukim di pulau-pulau kecil, daerah terpencil, dan perbatasan memilih program MKPJ tersebut. “Biasanya persoalan yang dihadapi akseptor KB itu bagaimana kelangsungan mereka menggunakan alat kontrasepsi,” ujarnya.

Akan tetapi persoalan ini dengan sendirinya diatasi dengan MKPJ sehingga sangat upaya mengurangi laju peningkatan pertumbuhan penduduk. (sumber: media indonesia)

Baca Juga :  Sarah Lenggu Ambil Alih Jabatan Gubernur NTT

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *