Komisi V Terima Laporan Indikasi Mafia Pengiriman Sapi di NTT

  • Whatsapp
Komisi V DPR bersama mitra saat mengunjungi Pelabuhan Peti Kemas di Tenau, 1 November 2018/Foto: Lintasntt.com

Kupang–Ketua Komisi V DPR RI Fary Francis mengatakan pihaknya menerima laporan indikasi mafia dalam proses pengiriman sapi melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur.

“Peternak daftar ke Pelni untuk mengirim sapi, dibilang penuh, kemudian peternak disuruh mendaftar ke ekspedisi dan diterima, tetapi sapi tersebut malah diangkut oleh kapal Pelni,” kata Fary Francis saat berdialog dengan sejumlah perwakilan mitra Komisi V DPR di Pelabuhan Peti Kemas Tenau, Kamis (1/11/2018) sore.

Menurutnya, peternak yang tadinya mendaftar ke kapal ekspedisi, membayar antara Rp10-12 juta. Padahal jika diterima oleh kapal Pelni atau tol laut, peternak hanya membayar antara Rp5-7 juta.

Menurutnya, keluhan tersebut disampaikan oleh sejumlah peternak. “Mereka mau kasih masuk ternak ke kapal itu, tetapi sulitnya bukan main. Ada mafia di sini,” tandasnya.

Baca Juga :  Jelang Akhir Tahun, Proyek Jalan Bokong-Lelogama Belum Rampung

Saat menyampaikan indikasi mafia pengiriman ternak, Fary didampingi sejumlah anggota Komisi V DPR, kepala dinas, serta perwakilan jajaran mitra Komisi V antara lain Manager Operasional PT Pelni Kupang Bastian Bethan. (gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *