Kisah Kota Hedonis Baia yang Tenggelam di Italia

  • Whatsapp
Patung yang umumnya ada di depan bangunan Romawi (copyright: Pasquale Vassallo/Youtube)

Naples–Alkisah, ada sebuah kota hedonis Romawi bernama Baia di Italia yang bisa disandingkan dengan Las Vegas. Namun kini, sisa kejayaannya tenggelam di bawah laut.

Serupa dengan Pompeii, kota hedonis Baia di Italia pun harus mengakhiri kisahnya setelah seluruh kota tenggelam. Dilansir dari situs Parco Archeologio Sommerso Di Baia, Rabu (17/5/2017) kini sisa peninggalannya dapat dilihat di bawah laut Naples.

Pada masa jayanya, Baia yang berada di bawah kaki Gunung Vesuvius merupakan resort dan tempat rekreasi kaum elit Romawi. Tak sedikit orang Romawi yang datang ke tempat spa sambil berendam di pemandian air panas.

Beberapa tokoh penting Romawi seperti Nero, Cicero hingga Caesar diketahui pernah berkunjung ke Baia. Malah tak sedikit yang membangun tempat peristirahatan di sana.

Baca Juga :  Berlibur ke Mudgee di Pelosok New South Wales

Sayang, segala kenikmatan itu tidak berlangsung lama. Pada abad ke-8, para tentara Saracen (pasukan Sultan Salahuddin) menyerbu Baia. Pada tahun 1500, Baia pun mulai ditinggalkan oleh penghuninya.

Setelah Baia kosong, perlahan ketinggian air mulai meningkat akibat dari aktivitas gunung api Vesuvius. Akibatnya, kota Baia pun mulai tenggelam di bawah teluk Naples.

Seiring berkembangnya zaman, kini Baia ditetapkan sebagai salah satu taman arkeologi bawah laut. Traveler pun bisa melihat sisa kejayaan Baia lewat sejumlah reruntuhan kuno bawah laut yang masih terjaga baik.

Bagi yang bisa berenang, diving pun menjadi salah satu cara terbaik untuk mengagumi Baia. Bagi yang tidak mau diving, bisa melihatnya dari permukaan lewat kapal boat dengan dasar kaca transparan. Bisa jadi rekomendasi bagi traveler pecinta diving.

Traveler bisa menggunakan dua opsi untuk menuju Naples dari Roma. Yang pertama dengan menggunakan kereta dengan durasi 2-3 jam. Yang kedua dengan menggunakan pesawat dari Roma ke Naples, atau bisa juga berkendara jika memiliki SIM Internasional. (source: detik/johanes prakoso)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *