Keluarga Sayangkan Gerson Poyk Tidak Diperhatikan Pemerintah

  • Whatsapp
Foto: Lintasntt.com/Gamaliel

Kupang–Keluarga mendiang Gerson Poyk menyayangkan kurangnya perhatian pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terhadap sastrawan tersebut selama masa hidupnya.

“Saya menyayangkan saja. Bapak sudah membawa nama NTT ke mana-mana, seperti sastrawan lain, setelah mereka tiada baru diangkat dan dibuat ini dan itu,” kata anak pertama Gerson Poyk, Lanny J Poyk kepada wartawan di rumah duka Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang, Minggu (26/2/2017).

Read More

Lannya mengatakan hal itu terkait keputusan pemerintah Provinsi NTT yang merubah nama Taman Budaya menjadi Taman Budaya Gerson Poyk.

Baca Juga :  Berniat Gadaikan Ijasah, Ibu Muda dan Bayinya Dapat Bantuan dari Dinsos

Lanny mengatakan perlakuan terhadap sastrawan di Indonesia jauh berbeda dengan perlakuan terhadap sastrawan di negara lain. Di Malaysia misalnya, penulis dan sastrawan dijamin oleh pemerintah. “Literasi itu sesuatu yang lebih berbicara dibandingkan dengan hal-hal lain,” ujarnya.

Menurut Dia, sastrawan maupun pegiat sastra yang mumpuni lahir dari bumi Indonesia seperti Gerson Poyk.

Sementara itu adik kandung Gerson Poyk, Richard Poyk mengatakan pemberian nama Gerson Poyk untuk Taman Budaya NTT masih harus dibicarakan bersama keluarga, termasuk sastrawan lainnya seperti Gunawan Muhammad.

“Apakah nama taman budaya itu pantas untuk Gerson Poyk. Jangan sampai setelah dikasih nama tetapi Taman Budaya tidak berfungsi seperti nama besar Gerson Poyk,” ujarnya. (gma)

Baca Juga :  RRI Kupang Gelar Pekan Inovasi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *