Keliling Indonesia, KRI Bima Suci-945 Tiba di Kupang

  • Whatsapp
KRI Bima Suci Sandar di Pelabuhan Lantamal VII Kupang

Kupang – KRI Bima Suci-945 yang berlayar mengelilingi Indonesia sejak 14 September 2020, tiba di Dermaga Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Sebelum tiba di Kupang, kapal itu telah menyinggahi sembilan pelabuhan yakni Lampung, Sabang, Belawan, Tanjung Pinang, Ranai, Tarakan, Miangas, Sorong, dan Tual.

“Sekarang KRI Bima Suci-945 sedang berada di Kupang yang kemudian akan kembali ke Pangkalan Surabaya,” kata Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VII Laksamana Pertama TNI IG Kompiang Aribawa lewat keterangan tertulis, Sabtu (26/12/2020).

Kapal sandar di dermaga Lantamal VII sejak Sabtu (26/12) yang disambut dengan sailling pass unsur-unsur Lantamal VII bersama kapal-kapal stakeholder maritim di wilayah Kupang dan gapura air, serta merplug prajurit Lantamal VII.

Baca Juga :  Tana Toraja Ingin Bangun Patung Yesus Kristus Tertinggi di Dunia

Menurutnya, pelayaran KRI Bima Suci-945 dalam rangka Latihan Praktek (Lattek) Kartika Jala Krida (KJK) Taruna AAL Angkatan Ke-67 Tahun Anggaran 2020 sebanyak 82 orang, satu taruna di antaranya berasal dari NTT.

Setelah kapal sandar dilanjutkan dengan welcome ceremony tarian Lady Tua dan pengalungan kain tenun khas NTT oleh Danlantamal VII bersama Forkopimda NTT kepada Komandan KRI Bima Suci-945 Letkol Laut (P) Waluyo, Palaklat Lattek Kartika Jala Krida Letkol Laut (P) Arisdiyanto dan perwakilan taruna-taruni.

Rangkaian acara penyambutan KRI Bima Suci 945 dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, untuk undangan dilaksanakan pemeriksaan swab test antigen, menggunakan masker, menjaga jarak, disediakan tempat cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Baca Juga :  Brigjen Johanis Asadoma jadi Wakapolda Sulawesi Utara

Dalam sambutannya Danlantamal VII Laksamana Pertama TNI IG Kompiang Aribawa mengatakan pelaksanaan KJK tahun ini di tengah pandemi covid-19 sehingga mengikuti protokol kesehatan secara ketat.

Kendati begitu, sasaran yang akan dicapai pada latihan ini harus menjadi prioritas utama dengan memberikan bekal pengetahuan dan kecakapan dasar operasi laut agar para taruna mampu mempraktekkan peran-peran di KRI, menerapkan tugas asisten perwira jaga darat dan laut serta mampu menjelaskan peran, fungsi dan tanggung jawab departemen sesuai korps.

Selain itu, membentuk mental kejuangan dan karakter prajurit matra laut yang nantinya akan menjadi bekal dalam menghadapi tantangan dan dinamika perkembangan dalam medan tugas. Kapal pengganti KRI Dewa Ruci ini akan bertolak kembali ke Surabaya pada 29 Desember 2020. (mi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *