Kasus DBD Berkurang, Kadis Kesehatan Kota Kupang Optimistis DBD akan Musnah

  • Whatsapp
Drg Retnowati/Foto: Benny

Kupang – Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur drg Retnowati, M.Kes optimistis penanganan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) membuahkan hasil yang mengembirakan.

Sampai Kamis 27 Januari 2024, tercatat 15 kasus DBD dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama sebanyak 46 kasus DBD. Hal ini disampaikan Retnowati di Dinas Kesehatan Kota Kupang Senin (29/1/2024)

Ia membeberkan tindakan yang dinilai menjadi faktor pendukung menurunnya kasus DBD di Kota Kupang, mulai dari pengendalian secara fisik maupun pengendalian vektor terutama di dua kecamatan penyandang kasus tertinggi DBD yakni Oebobo dan Maulafa.

“Bisa jadi ini dampak dari penyebaran nyamuk Wolbachia, kan yang tinggi itu Kecamatan Oebobo dan Maulafa.Yang fisisk sudah 3M Plus tambah jumantik, kalau ini tidak bisa maka pengendalian vektornya yang di pegang nyamuknya yang diserang,” ujarnya.

Tak hanya itu, sikap optimistis yang ditunjukan Retnowati ini, tak lain Ialah pengaruh besar yang dibawa oleh vaksin Wolbachia yang di kembangkan pada nyamuk sejak beberapa tahun terakhir

“Nyamuk wolbachia itu betul-betul terbukti efektif dalam penyebaran virus oleh karena itu sejak 2011 kita coba kendalikan melalui vektornya dengan cara vaksin Wolbachia. Nyamuk yang berwolbachia tidak akan bisa mereplika virusnya kemudian sungutnya tidak bisa menembus kulit manusia,” tegasnya. Dengan cara ini, dokter Retnowati optimistis DBD di Kota Kupang akan musnah. (Beny Faofeto)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.