Kapolres Ngada Pimpin Pencarian Korban Banjir

  • Whatsapp
Dok Polres Ngada

Inerie – Banjir bandang menerjang Dusun Malapedho, Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, NTT, Jumat (3/9/2021) sekitar pukul 18.00 hingga 22.30 Wita.

Musibah itu mengakibatkan dua warga meninggal, satu orang hilang dan dua warga mengalami luka berat. Selain itu, lima rumah penduduk mengalami rusak berat

Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan, bencana ini disebakan tingginya curah hujan yang terjadi sepanjang Jumat (3/9/2021) sekitar pukul 18.00 hingga 22.30 Wita.

“Proses pencarian yang dilakukan personel TNI, Polri, BPBD bersama warga yang dipimpin oleh Kapolres Ngada AKBP Rio Cahyowidi sejak Sabtu dini hari sekitar pukul 00.30 Wita secara manual terhadap dua orang yang dinyatakan hilang dengan peralatan seadanya dengan kondisi cuaca gelap sempat menghambat pencarian”, kata Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto.

Baca Juga :  Tambah 2, Positif Korona di Kota Kupang jadi 6 Orang

“Pada pukul 10.40 Wita salah satu korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, kemudian jenazah di bawa ke UPTD Puskesmas Aimere,” tambahnya.

Saat ini proses pencarian satu korban yang dinyakan hilang masih dilakukan oleh Personel gabungan dari Polres Ngada, TNI dan BPBD dan warga. “Sampai dengan Saat ini korban meninggal dunia menjadi dua orang yang sudah di temukan, sementara korban luka-luka dua oang dan sebanyak lima rumah mengalami rusak berat,” tandasnya. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *