Kapal Cepat Rute Kupang-Sabu Berhenti Berlayar

  • Whatsapp
Ilustrasi Kapal Cepat
Ilustrasi Kapal Cepat

Kupang—Lintasntt.com; Kapal Cepat Cantika Expres yang selama satu tahun terakhir melayari jalur Kupang-Sabu, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhenti operasi mulai Selasa (24/3) karena merugi.

Pemilik Kapal, Jhony de Quelju mengatakan ia menderita kerugian sekitar Rp6 miliar akibat kekurangan penumpang. Dari kapasitas kapal 300 penumpang, turun antara 20-40 penumpang.

Kapal ini melayari rute Kupang-Sabu pp setiap hari dengan harga tiket Rp310.000 untuk kelas ekonomi dan Rp410.000 untuk kelas VIP.

Lama pelayaran antara 3,5 jam sampai 4 jam. Selain kekurangan penumpang, banyak penumpang yang naik kapal tidak membeli tiket sesuai tarif. Penumpang baru membayar setelah tiba di kapal dengan harga dibawah harga tiket.

Baca Juga :  Andre Rosiade tak Berwenang Lakukan Penggerebekan PSK

“Operasional kapal juga membengkak karena kenaikan harga bahan bakar minyak, tetapi tidak didukung dengan jumlah penumpang yang memadai serta kesadaran penumpang membeli tiket di loket,” ujarnya ketika dihubungi wartawan.

Ia mengatakan kapal tersebut dipindahkan ke Maluku, namun kapal dapat dikembalikan melayari Kupang-Sabu jika mendapat subsidi dari pemerintah daerah. “Kami minta pemerintah bantu subsidi. Jika tidak, kami akan kesulitan,” ujarnya.

Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome mengatakan arus penumpang tujuan Kupang-Sabu maupun sebaliknya berfluktuasi. “Ada penambahan frekuensi kapal menjadi setiap hari sehingga berakibat pada biaya operasional,” ujarnya.

ia mengatakan pemerintah daerah akan membantu memberikan subsidi, namun operasional kapal harus dikurangi. “Kita minta bisa tetap beroperasi, tetapi frekuensi pelayaran kapal dikurangi jadi dua kali seminggu,” kata Dia. (gama)

Baca Juga :  Pahlawan Masa Kini Harus Perkuat Keutuhan NKRI

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *