Jokowi Pilih ‘Nusantara’ jadi Nama Ibu Kota Baru, PKS dan DPD Belum Setuju

  • Whatsapp
Copyright: Akun IG Nyoman Nuarta

Jakarta – Presiden Jokowi menetapkan ‘Nusantara’ menjadi nama Ibu Kota Baru di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Nama ‘Nusantara’ dipilih dari sekitar 80 nama yang diusulkan antara lain Negara Jaya, Nusantara Jaya, Nusa Karya, Nusa Jaya, Pertiwipura, Cakrawalapura, dan Kertanegara.

“Alasannya adalah Nusantara sudah dikenal sejak dulu, dan ikonik di internasional, mudah dan menggambarkan kenusantaraan kita semua Republik Indonesia,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Ketua Pansus RUU Ibu Kota Negara (IKN) Ahmad Doli Kurnia juga meyakini penetapan Nusantara sebagai nama ibu kota baru telah melalui pertimbangan panjang oleh pemerintah.

“Kita sepakat nama Nusantara itu kita beri apresiasi tinggi, tentu kita menganggap bahwa sampai putus nama Nusantara itu dengan pertimbangan matang, ada aspek historis, sosiologis kemudian filosofis,” katanya Jakarta, Senin (17/1/2022).

Baca Juga :  Penyaluran Dana Desa Selama 2020 Mencapai Rp71,1 Trilun

Namun, dalam rapat Pansus RUU IKN, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) meminta persetujuan nama ‘Nusantara’ tersebut ditunda.

“Pending menunggu penjelasan komprehensif pemerintah yang terdokumentasikan dan ahli bahasa serta bagian yang akan dimasukkan ke dalam bagian penjelasan undang-undang ini,” ujar Ecky Awal Mucharam, anggota Pansus RUU IKN dari PKS.

Senada, Ketua Komite I DPD Agustin Teras Narang meminta pemerintah untuk memberi penjelasan yang lebih detil dengan mempertimbangkan landasan sosiologis, filosofis, dan historisnya.

“Dengan segala hormat, Pak Menteri, saya ingin menunggu terlebih dahulu penjelasan yang komprehensif dari pemerintah berkenaan dengan penamaan ini,” ujarnya. (sumber: tempo/kompas)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *