Jembatan Naen Senilai Rp19 Miliar di TTU Belum Kelar, Warga Protes

  • Whatsapp
Jembatan Naen/Foto: Lintasntt.com

Kefamenanu – Warga Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu, Timor Tengah Utara (TTU) memrotes kontraktor dan pemerintah daerah karena belum menyelesaikan pembangunan Jembatan Naen.

Jembatan senilai Rp19 miliar tersebut dibangun sejak Juli 2021 dan dijadwalkan rampung pada Desember 2021, namun sampai Januari 2022, pekerja belum menyelesaikan pembangunan jembatan.

Akibatnya, warga Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu yang berada di seberang sungai, tidak bisa datang ke Kota Kefamenanu. “Musim hujan seperti ini ada banjir di sungai dan kondisi jalan berlumpur sehingga kendaraan tidak bisa lewat,” kata Semuel Lopis, warga Tubuhue kepada wartawan di Kefemenanu, Kamis (7/1/2021)

Untuk menuju Kota Kefamenanu, warga harus berkendara memutar sampai sekitar 10 kilometer. Jika jembatan sudah kelar, jarak kelurahan tersebut ke pusat kota hanya sekitar dua kilometer.

Baca Juga :  REI NTT, BI dan OJK Gelar Vaksinasi Untuk 12.000 Warga

Tidak hanya warga kelurahan tersebut, di seberang sungai juga terdapat Universitas Timor dan gedung tempat isolasi terpusat pasien covid-19. Warga protes kerena mencium ada yang tidak beres dalam pembangunan jembatan tersebut.

Dari informasi yang beredar, tambah Alfredo Bano, warga setempat, ada aparat penegak hukum yang diduga ikut campur dalam pembangunan jembatan. “Jadi sebenarnya, kami sudah protes sejak lama tapi takut karena dibelakang ini katanya ada oknum penegak hukum,” katanya.

Warga kemudian menduga penangkapan oknum penegak hukum di Kota Kupang oleh tim dari Kejaksaan Agung beberapa waktu lalu ada hubungannya dengan pembangunan jembatan tersebut. Kabar tersebut memang beredar di masyarakat, tetapi satu-satunya keinginan warga ialah jembatan cepat diselesaikan agar akses transportasi kembali lancar.

Baca Juga :  PLN Berupaya Pulihkan Listrik di Alor

Alfredo berharap pemerintah daerah dan pemerintah pusat secepatnya menyelesaikan jembatan ini agar pada musim hujan tahun ini, warga terisolasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat TTU Januarius T Salem yang dihubung di kantornya tidak bersedia bertemu wartawan dengan alasan sedang mengikuti kunjungan kerja bersama bupati ke luar daerah. (*/mi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *