Jefri Bersedia Cabut Laporan Polisi, Jika Welly Minta Maaf

  • Whatsapp
Jefri Riwu Kore/Foto: Gamaliel
Jefri Riwu Kore/Foto: Gamaliel

Kupang—Lintasntt.com: Pemilu legislatif 2014 ternyata masih menyisakan persoalan.

Anggota Komisi X DPR Jefri Riwu Kore yang sebelumnya bertarung dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTT 2, melaporkan Kepala Sekolah SMA Sinar Pancasila Kupang Welly M Dimoe Djami ke polisi terkait kasus pencemaran nama baik.

Welly sudah diperiksa sebagai saksi di Polres Kupang Kota pada Sabtu pekan lalu. Menurut Jefri, laporan ke polisi berawal dari tuduhan Welly yang menyebutkan pada kampanye pemilu legislatif, anggota DPR asal Pulau Sabu itu menggunakan fasilitas negara, dan melakukan politik uang.

Tuduhan itu menurut Dia, disampaikan secara tertulis ke Bawaslu NTT dan DPP Partai Demokrat. Namun sesuai hasil pemeriksaan penggunaan fasilitas negara dan politik uang tidak terbukti.

Baca Juga :  Simpatisan Calon Bupati Tawuran di Malaka, Polisi Tangkap 13 Orang

Karena tuduhan tidak terbukti, Jefri menilai laporan Welly fitnah. “Karena ada fitnah tertulis saya laporkan ke polisi,” kata Jefri kepada wartawan.

Menurut Jefri, persoalan hukum tersebut akan berakhir jika Welly bersedia menemuinya dan minta maaf. “Saya tidak punya niat mencari masalah dengan melaporkan orang ke polisi,” ujarnya. Sementara itu Welly mengatakan laporan yang disampaikan ke Bawaslu tidak diproses karena berbagai alasan. “Bawaslu bilang laporan saya sudah kadaluwarsa. Padahal laporan disampaikan sebelum kadaluwarsa,” ujarnya. (gama)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *