Istri Kepsek SD Oelbeba Teriak Matikan Anselmus, Jadi Tersangka dan Ditahan

  • Whatsapp
Kapolres Kupang, AKBP FX Irwan Arianto/Foto: Humas Polres Kupang

Kupang – Tersangka kasus penganiyaan terhadap Anselmus Nalle, 44 tahun, guru SD Oelbeba, Kacamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, NTT bertambah 4 orang.

Empat tersangka baru itu termasuk Ernawaty Manu, istri Kepsek SD Oelbeba Aleksander Nitti. Aleksander bersama Iwan sudah ditahan pada 9 Juni 2022 di sel Polres Kupang.  Sedangkan tiga tersangka lainnya yakni Jemsi Massu, Goris Tanone dan Daniel Laot. Para pelaku penganiayan ini ditahan selama 20 hari ke depan untuk kepentingan pemeriksaan oleh penyidik.

Read More


Kapolres Kupang, AKBP FX Irwan Arianto membenarkan penahanan empat tersangka baru tersebut. Dengan demikian, jumlah tersangka penganiaya Anselmus Nalle pada 31 Mei 2022 sudah enam orang. “Iya, segera diekspos,” ujarnya singkat, Sabtu (11/6).

Baca Juga :  Polisi Tahan Dua Mobil Satpol PP Ngada

Peristiwa itu terjadi dalam ruang rapat di sekolah. Seperti disampaikan AKBP FX Irwan Arianto sebelumnya, kejadian berawal dari rapat di ruangan.

Anselmus dipukul dan dilempari kursi oleh Aleksander Nitti diduga karena menanyakan soal dana bantuan operasional sekolah (BOS). Karena terpojok. Anselmus mendorong Aleksander hingga terjatuh. Selanjutnya, anak perempuan Aleksander bernama Elionora Katerina Nitti yang ikut dalam rapat, teriak-teriak sambil melempari Anselmus dengan buku, namun meleset.

Teriakan Elionora mengundang istri Aleksander, Ernawaty Manu datang ke sekolah sambil membawa potongan kayu. Saat Anselmus menyelamatkan diri dari ruangan, dan baru tiba di pintu, Ernawaty memukul dengan kayu.

“Isteri tersangka juga teriak, mati, mati, matikan dia. Akhirnya keluarga dari kepala sekolah berdatangan. Iwan yang ditahan itu, melakukan pengejaran, melempari batu dan mengenai kaki Anselmus dan terjatuh,” ujarnya. (*/gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment