Ini Pendapatan NTT dari 5 Investasi Besar

  • Whatsapp
Pabrik Semen Kupang dilihat dari udara
Pabrik Semen Kupang

Kupang–Lintasntt.com: Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya mengatakan penyertaan modal pemerintah di lima perusahaan telah memberikan pendapatan yang lumayan besar kepada daerah.

Gubernur menjelaskan itu lewat tanggapan terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Nota Pengantar Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2014 di DPRD NTT, Kamis (18/6).

Read More

Lima investasi besar itu ialah penyertaan modal sebesar Rp255,1 miliar di Bank NTT sampai tahun 2014 yang memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD) berupa deviden sebesar Rp296,3 miliar lebih di luar jasa giro dan bunga deposito.

Baca Juga :  Bank NTT Luncurkan Call Center Halo 14013

Kemudian penyertaan modal sebesar Rp19,4 miliar di PT Flobamor sampai 2014 dan telah memberikan kontribusi berupa deviden hanya Rp1,3 miliar.

Penyertaan modal sebesar Rp190 juta di PT Asuransi Bangun Askrida dan telah memberikan kontribusi berupa deviden Rp184,7 miliar.

PT Sasando menerima penyertaan modal berupa aset tetap tanah selama 25 tahun sebesar Rp300 juta dan memberikan kontribusi kepada PAD berupa deviden Rp116,8 juta lebih. Selanjutnya, penyertaan modal berupa aset tanah PT Semen Kupan Rp1,5 miliar, namun sampai saat ini belum memberikan kontribusi bagi daerah.

Terakhir, PT Jamkrida dari nilai penyertaan modal sebesar Rp25 miliar juga belum memberikan kontribusi bagi daerah karena baru beroperasi mulai tahun 2015.

Baca Juga :  Rencana Penerbanan Kupang-Dili Masih Terkendala Slot Time

Penyertaan modal ini tentu sangat signifikan dalam menggerakkan roda pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut, namun NTT membutuhkan investasi yang lebih besar untuk mengejar ketertinggalan laju pertumbuhan infrastruktur.

Menjadi pertanyaan publik saat ini ialah pernyertaan modal pemerintah tersebut telah mampu meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi daerah? dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat? Pertanyaan ini sangat penting dijawab oleh Pemerintah sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam penyertaan modal tersebut. (gamaliel)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *