Ini 3 Kejanggalan Kasus Pembunuhan Astrid-Lael yang Disampaikan di Mabes Polri

  • Whatsapp
Foto Rekonstruksi Pembunuhan Astri dan Lael/dok lintasntt.com

Jakarta – Kuasa hukum dan keluarga mendiang Astrid Manafe dan Lael memaparkan tiga poin penting mengenai penanganan kasus pembunuhan tersebut di Mabes Polri, Senin (31/1/2022).

Pemaparan dilakukan di depan Kepala Biro Wasidik dan Direktur Pidum Bareskrim Mabes Polri terhadap tiga poin yang menurut Kuasa Hukum Adhitya Nasution dan keluarga, sangat janggal.

Read More


Tiga poin itu yakni tidak adanya persesuaian antara rekonstruksi dan hasil otopsi jenasah Astrid dan Lael, tidak ada bukti yang mumpuni untuk menjerat pelaku pembunuhan Randy Bajideh dengan pasal 340 adn 338 KUHP.

Baca Juga :  Astaga, Calon Polwan di Polda NTT Mengidap HIV dan Spilis

Pasalnya seluruh bukti yang dimiliki oleh penyidik Polda NTT, menurut Adhitya, adalah bukti petunjuk dan keterangan dari saksi selaku tersangka. “Sangat lemah manakala dijadikan barang bukti di persidangan,” katanya.

Sedangkan poin ketiga ialah masih ada beberapa saksi yang belum didalami peran dan keterangannya, termasuk belum jelasnya mengenai handphone Asrid apakah sudah ditarik datanya dari provider atau belum.

Menurut Adhitya, Mabes Polri masih membutuhkan antara 1-2 hari untuk menelaah pemaparan yang disampaikan keluarga tersebut. “Harapan kami dari keluarga, setidaknya perkara ini dapat disupervisi secara maksimal dari Bereskrim melalui dirpidum atau setidaknya perkara ini diambil alih oleh bareskrim, itu jauh lebih baik,” katanya.

Baca Juga :  Kapal Wisata Tujuan Pulau Komodo Tenggelam, 20 Penumpang Hilang

Menurutnya, keluarga melihat penanganan kasus ini kurang maksimal, terutama pendalaman terkait petunjuk-petunjuk yang sudah diberikan dari tim kuasa hukum maupun tim pencari fakta yang ikut serta dalam mendalami kasus ini.

Menurutnya, dalam pemaparan di Mabes Polri juga hadir Kabag Wasidik Polda NTT, Kapolsek Alak, Penyidik Subdit 3 Jatanras serta penyidik polsek. (*/gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *