IA-CEPA Mulai Berlaku, Bea Masuk Produk Indonesia ke Australia Nol Persen

  • Whatsapp
Foto ; cnn

Jakarta – Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement/IA- CEPA) resmi berlaku pada Minggu (5/7).

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan IA-CEPA akan memberikan manfaat bagi eksportir Indonesia melalui penghapusan seluruh tarif bea masuk Australia sehingga seluruh produk Indonesia yang masuk ke pasar Australia akan menikmati tarif 0 persen.

Read More

Produk ekspor Indonesia yang berpotensi meningkat ekspornya antara lain adalah otomotif, kayu dan turunannya termasuk kayu dan furnitur, perikanan, tekstil dan produk tekstil, sepatu, alat komunikasi dan peralatan elektronik. ”Seluruh produk ekspor Indonesia ke Australia dihapuskan tarif bea masuknya. Untuk itu tarif preferensi IA-CEPA ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku usaha Indonesia agar ekspor Indonesia meningkat,” tegas Mendag.

Begitu juga sebaliknya, karena sifat perdagangan Indonesia dan Australia yang komplementer, industri nasional juga mendapatkan manfaat berupa ketersediaan sumber bahan baku dengan harga lebih kompetitif karena tarif bea masuk 0 persen.

Baca Juga :  KTT G20 Tahun 2023 akan Digelar di Labuan Bajo

Sementara itu, Menteri Perdagangan Australia, Simon Birmingham, mengatakan IA-CEPA akan membawa peluang baru yang signifikan dalam perdagangan dan investasi bagi konsumen dan bisnis di kedua negara, dan menjadi bagian penting dalam strategi pasca covid-19.

“Dimulainya IA-CEPA akan menjadi peluang utama untuk memulai ekonomi babak baru dengan salah satu tetangga terdekat kami dan kedepannya akan membantu mempererat kemitraan antara kedua negara kita,” kata Menteri Birmingham. “Meningkatkan ikatan ekonomi antara kedua negara kita akan menciptakan peluang perdagangan yang baru bagi bisnis Australia dan Indonesia, mendorong investasi dua arah dan meningkatkan kemakmuran kedua negara kita.”

Di bawah IA-CEPA, Australia akan segera menghapus semua tarif impor Indonesia ke Australia. Termasuk untuk kendaraan bermotor listrik, di mana Indonesia akan memiliki fleksibilitas terbaik di antara semua mitra dagang kami untuk menggunakan input impor.

Baca Juga :  PTTEP Dilarang Operasikan Kembali Ladang Minyak Montara

Perjanjian ini telah menciptakan peluang untuk investasi Australia yang lebih besar di sektor tersier, kesehatan, pariwisata, telekomunikasi, dan layanan logistik di Indonesia.

Dan saat perjalanan internasional kembali memungkinkan, masyarakat Indonesia dapat berkunjung ke Australia untuk meningkatkan keterampilan mereka melalui program pertukaran profesional dan program pelatihan berbasis tempat kerja dalam bidang pendidikan, pariwisata, telekomunikasi, pembangunan infrastruktur, kesehatan, energi, pertambangan, jasa keuangan, dan ekonomi digital.

IA-CEPA mencakup kerangka kerja untuk kerja sama terkait perdagangan dan investasi melalui Program Kerja Sama Ekonomi yang didanai bersama. Program ini akan mendukung bantuan teknis dan kegiatan peningkatan kapasitas di berbagai bidang yang berkaitan dengan perdagangan untuk memperkuat hubungan komersial dan membantu menggiatkan investasi dua arah.

Untuk membantu pebisnis mengambil manfaat dari perjanjian ini, Portal Perjanjian Perdagangan Bebas Australia menyediakan informasi terkini tentang komitmen kami dalam IA-CEPA. (rilis kemendag dan kedubes australia)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *