Hutan Lindung Gunung Egon Terbakar

  • Whatsapp
Gunung Egon/Foto: Gamaliel

Maumere–Hutan lindung Gunung Egon di Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) terbakar sejak Minggu (17/9), masih berlangsung sampai Selasa (19/9/2017).

“Kami kewalahan memadamkan api karena lokasi kebakaran sulit dijangkau,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sikka Bakri Kari saat dihubungi lewat telepon, Selasa.

Read More

Dia menyebutkan areal yang terbakar sudah mencapai sekitar 30 hektare yang meliputi empat desa di di dua kecamaan, yakni Desa Egon, Pogon dan Nangatobong di Kecamatan Waigete, dan Desa Egon Gahar di Kecamatan Mapitara. Titik api berpindah-pindah mengikuti arah angin.

Baca Juga :  BKKPN dan Lantamal VII Lepas 72 Tukik di Bolok

Lokasi kebakaran jauh dari permukiman penduduk, namun Dia memastikan seluruh pohon di lokasi kebakaran mati. Kawasan hutan seluas 19.456,8 hektare meliputi lima kecamatan yakni Waigete, Mapitara, Doreng, Waiblama, dan Talibura.

Petugas dari BPBD Sikka sudah diterjunkan ke lokasi kebakara, namun memutuskan kembali karena tidak berhasil melintasi jurang dan batuan terjal. Dia memastikan lokasi kebakaran bisa terus meluas akibat tiupan angin dan kemarau. “Saat ini kami hanya memantau saja dan mengimbau masyarakat waspada,” ujarnya.

Menurut Bakri, BPBD Sikka sudah minta bantuan BPBD provinsi untuk memadamkan api menggunakan bantuan helikopter. Namun permintaan itu sulit karena pemadaman api dengan helikopter butuh anggaran besar.

Baca Juga :  Egon Keluarkan Bau Belerang Menyengat, Ribuan Masker Dibagikan

Dia menyebutkan sumber api belum diketahui. Kebakaran hutan lindung gunung Egon sering terjadi di musim kemarau yang sebagian besar dipicu oleh puntung rokok yang dibuang warga saat melintas dekat kawasan hutan. (sumber: mi/palce)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *