HOAX: KPU Tetapkan Skenario Pilpres Dua Putaran

  • Whatsapp
Hoax

Kupang – Beredar sebuah video narasi KPU yang telah menetapkan skenario Pilpres dua putaran karena tak mau melawan kemarahan rakyat. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.

Narasi Video diunggah pada 13 Februari 2024 atau sehari sebelum hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024 dan beredar ramai di beberapa platform media sosial, salah satunya di Facebook. Sebuah akun memosting video dengan narasi tersebut Sabtu (17/2/2024).

Video yang diunggah tersebut yakni berjudul ”Live Breaking News: Jadwal Putaran Kedua Pilpres” dan diserati narasi sebagai berikut:

””BREAKING NEWS, KPU MENERBITKAN SKENARIO PILPRES PUTARAN KEDUA, Nampaknya KPU mulai nyerah, kalo tidak dia akan berhadapan dengan kemarahan rakyat…* HOREEE… ADA PUTARAN KEDUA TAKBIR….. ALLAHU AKBAR Tunggu tgl putaran kedua”

Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta menemukan video yang hampir sama dengan postingan tersebut. Video yang identik itu dari akun YouTube Official INews pada 13 Februari 2024 dengan judul ”Antisipasi Putaran Kedua Pilpres, Ini Jadwal dan Skemanya”.

Dalam video itu Presenter itu membacakan narasi yang berbeda dengan unggahan di Facebook tersebut. Narasi yang dibacakan sebagai berikut :

”Pemilu serentak akan dilaksanakan besok 14 Februari 2024 untuk mengantisipasi terjadinya dua putaran Pilpres KPU telah membuat tahapan dan penyelenggaran Pemilu 2024 yang diatur dalam rancangan peraturan KPU yang memuat dua skema putaran Pilpres”

KPU sudah menetapkan jadwal Pilpres bila berlangsung dua putaran sejak 9 Juni 2022. Itu berdasarkan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024.

Aturan itu menentukan tahapan pemuktahiran data pemilih Pilpres putaran kedua pada 17 Mei sampai 12 Juni 2024. Dan waktu kampanye dilakukan pada 2 Juni sampai 22 Juni 2024. Kemudian akan ada masa tenang pada 23 sampai 25 Juni 2024. Lalu pemungutan suara pada 26 Juni 2024, penghitungan suara pada 26-27 Juni 2024.

Setelah itu KPU akan melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara pada 27 Juni sampai 20 Juli 2024. Saat ini KPU sendiri masih melakukan rekapitulasi dan penghitungan suara yang akan selesai pada 20 Maret 2024.

Kesimpulan:

Berdasarkan hasil penelusuran LintasNtt, video dengan narasi KPU menetapkan jadwal Pilpres putaran kedua karena tidak mau melawan kemarahan rakyat adalah tidak benar.

Faktanya KPU telah membuat jadwal Pilpres tersebut sejak tahun 2022 untuk mengantisipasi adanya putaran kedua.

Selain itu kejanggalan lain dalam video tersebut juga diunggah pada 13 Februari 2024 atau sehari sebelum hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024. (*/tari)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.