Hoax: Aparat Desa Tenggelam di Perairan Kabupaten Nagekeo

  • Whatsapp
Thomas Alva Edison Iwa tiba kembali di rumah/dok Pemerintah Desa

Kupang – Sejak awal pekan ini, beredar dua berita hoax di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hoax pertama beredar di media sosial menyebutkan sebuah pesawat udara jatuh di perairan Kecamatan Keo Tengah pada Senin (22/4/2024) pukul 09.00 Wita.

Sedangkan kabar kedua menyebutkan seorang aparat desa bernama Thomas Alva Edison Iwa, 30, tenggelam di perairan Desa Wolotelu, Kecamatan Mauponggo. Peristiwa itu disebutkan terjadi pada 21 April 2024.

Setelah menerima kabar tenggelamnya aparat desa tersebut, Tim SAR Gabungan bertolak dari Maumere, Kabupaten Sikka untuk melakukan pencarian korban, di antaranya termasuk petugas penyelam.

Kepala Basarnas Maumere, Supriyanto Ridwan mengatakan pihaknya menerima laporan dari pemerintah desa setempat pada Minggu (21/4) pukul 19.30 Wita yang menyebutkan, awalnya Thomas bersama dua rekannya menyelam untuk memanah ikan di perairan tersebut.

“Saat korban menyelam untuk memanah ikan, sekitar 30 menit korban belum naik ke permukaan air. Satu jam kemudian rekan-rekannya melapor ke aparat desa,” kata Supriyanto Ridwan.

Setelah pencarian memasuki hari ketiga, Rabu (24/4), muncul unggahan di grup whatsapp pemerintah desa yang menyebutkan, Thomas telah ditemukan.

“Berita Tenggelamnya Aparatur Desa (Kasi Pelayanan) sdr. Thomas Alva Edison Iwa..(Glen) SUDAH DITEMUKAN di Puunage Desa Woewolo Kec. Mauponggo,. Korban tdk Tenggelam tpi menskenariokan tenggelam dan berusaha melarikan diri,” demikian bunyi unggahan Kepala Desa Wolotelu, Bernadinus Dhae di grup whatsapp desa .

Belakangan Thomas diketahui akan melarikan diri ke Kupang melalui Larantuka, Flores Timur. Unggahan di grup whatsapp selanjutnya dari Bernadinus Dhae menyebutkan:

“Setelah dpt Berita korban ditemukan, Keluarga Langsung menuju Lokasi Puunage (nama kampung di Desa Woewolo, Kecamatan Mauponggo) di rmh Bpk Yohanes Nuwa. Korban minta diantarkan ojek ke Gako (nama kampung di Kecamatan Boawae) berencana menuju Larantuka terus ke Kupang..tpi krn orang asing si ojek ini tdk mau mengantarkan.. kumpulan pemuda di puunage mengambil gambar wajahnya dan memposting di FB.. langsung direspon oleh keluarga, dijemput skitar jam 12.12 dan tiba kembali dirmh keluarga skitar jam 2 dini hari.. saat ini Korban diamankan oleh Keluarga,”

Dari penjelasan Bernadinus Dhae dan unggahan foto Thomas di grup whatsapp dan keterangan dari Basarnas Maumere, Tim Cek Fakta lintasntt.com berkesimpulan bahwa laporan tenggelamnya Thomas Alva Edison Iwa adalah tidak benar alias hoax. (gma)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.