Gunung Hobalt Muncul ke Permukaan Laut

  • Whatsapp

KUPANG—LINTASNTT.COM: Warga yang bermukim di pesisir selatan Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata mengaku melihat puncak gunung Hobalt muncul ke permukaan laut, Selasa (20/8) sekitar pukul 07.13 Wita.

“Banyak orang termasuk nelayan melihat puncak gunung muncul dari laut, beberapa menit kemudian menghilang masuk kembali ke laut,” kata Paul Lamak, warga setempat yang dihubungi wartawan.

Ia mengatakan pemunculan puncak gunung Hobalt tersebut bukan baru pertama. Pada letusan terakhir 22 Mei 1999, puncak gunung juga muncuk ke permukaan laut. Namun warga yang melihat peristiwa itu takut. “Ada warga yang melihat pemunculan kawah gunung sebagai kejadian langka, tetapi ada juga yang takut terjadi malapetaka,” ujarnya.

Baca Juga :  Benny K Harman Minta Pemerintah Jaga Stabilitas Keamanan Jelang Pemilu 2019

Pemunculan puncak gunung tersebut menurut Dia, disertai gempa yang dirasakan masyarakat. Saat kejadian, puncak gunung yang muncul ke permukaan air terlihat jelas dari darat. Jarak daratan dengan lokasi gunung Hobalt sekitar tiga kilomter.

Sesuai laporan Pusat Vulkanologi, Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Bandung, pada pukul 07.13 Wita Gunung Hobalt meletus. Tinggi asap letusan sekitar 1.000-2.000 meter dari permukaan laut dan berlangsung selama dua menit. Secara visual air laut di sekitar Gunung Hobalt memperlihatkan gelembung dan berwarna kekuningan. Saat ini status Gunung Hobalt sudah dinaikkan dari normal ke waspada (level II). (GBA)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments

  1. Ma kasih om po’ atas beritanya, kayaknya b harus cek kabar kelu dong yang di kampung do..

    Omong2, kejadian 99 b ada di b punya kampung, dan hobalt berada persis di lautan dekat bawah kaki gunung tempat qtong tinggal.. setiap pagi, siang, sore, dan malam, terasa ada goyangan terus.. mungkin benar ada masyarakat yang takut, tapi yang b tahu sebagian besar anggap itu hal biasa karena hampir tiap tahun juga hobalt pasti bikin goyangan kecil.. dan seminggu setelah reda, pantai di bawah b punya kampung pasti sedikit bau amis karena banyak ikan yang mati…

  2. wah makasih om Yanto,infonya dan terima kasih sudah berkunjung ke lintasntt.com. Mungkin perlu dicek apakah ada ikan yang mati saat ini.