Gubernur NTT Simpan Sisa Tanah dan Air Flobamorata di Museum

  • Whatsapp
Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu bersiap menyerahkan tanah air dari Rote ke Gubernur NTT Viktor Laiskodat/Foto: Lintasntt.com

Kupang – Tanah dan Air yang dibawa oleh tujuh bupati di Nusa Tenggara Timur, tidak seluruhnya dibawa ke Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.

Sisa tanah dan air tersebut akan disimpan di museum di Kupang. Hal tersebut disampaikan Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat prosesi penyetuan tanah dan penyaturan air Flobamorata, Jumat (11/3/2022).

Read More


“Tanah dan air yang sisa, kita akan siapkan di museum sebagai wujud bahwa yang saudaranya sedang dikirim ke sana (Kalimantan Timur) dan sisanya di sini menjadi satu bagian yang tak terpisahkan,” kata Gubernur Laiskodat.

Baca Juga :  Banjir Hanyutkan Hasil Penen Petani di Sumba Timur

Sesuai rencana, tanah dan air yang sudah disatukan itu akan dibawa oleh Laiskodat ke Kalimantan Timur pada 13 Maret 2022, sedangkan prosesi penyatuan dengan tanah dan air dari provinsi lain akan dilakukan pada 14 Maret 2022 oleh Presiden Joko Widodo.

Ada 3 bupati yang membawa tanah yakni Bupati Belu Agustinus Taolin mewakili Pulau Timor, Bupati Flores Timur Antonius H. Gege Hadjon mewakili Pulau Flores, dan Bupati Sumba Tengah Paulus S.K. Limu mewakili Pulau Sumba.

Sedangkan 4 bupati lainnya membawa air yang mewakil empat penjuru wilayah NTT yaitu Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu mengambil air dari sumber air Oemau di Kecamatan Lobalain, Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke, Bupati Lembata Thomas Ola Langoday, dan Bupati Alor Amon Djobo. (*/gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *