Gerindra-PAN Koalisi di Pilkada NTT

  • Whatsapp
Kantor DPD Gerindra NTT/ Foto: Gamaliel

Kupang–Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Nusa Tenggara Timur (NTT) Gabriel Beri Bina menyebutkan koalisi Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) di Pilkada 2018 hampir final.

Hal itu ditandai dengan diserahkannya dokumen koalisi dari Gerindra ke PAN. “Sejarah koalisi Gerindra dan PAN adalah success story (cerita yang berakhir sukses),” kata Gabriel di Kupang, Jumat (16/6).

Read More

Gabril mengatakan koalisi ini mengusung pasangan Esthon Foenay-Chris Rotok sebagai calon gubernur NTT periode 2018-2023. Esthon adalah ketua DPD Partai Gerindra NTT, dan Chris adalah mantan Bupati Manggarai dan kader PAN NTT.

Baca Juga :  TNI Siap Backup Polda NTT Amankan Pilkada

Menurutnya cerita sukses koalisi Gerindra-PAN di NTT berawal sejak pilkada serentak putaran pertama. Ketika itu, Gerindra-PAN koalisi di pilkada empat kabupaten. Hasilnya, menangdi tiga kabupaten. Kemudian pada pilkada putaran kedua kembali menang di Pilkada Kota Kupang dan Flores Timur.

“Kemenangan itu menjadi modal untuk pilkada serentak ketiga,” kata Dia.

Menurutnya Gerindra-PAN sudah mengujui koalisi mereka di masyarakat, dan sampai saat ini tetap solid. Kesuksesan itu berhasil diraih karena ada kecocokan struktur dan emosional antarkader dua partai tersebut. “Kami sudah sampaikan koalisi ini ke masing-masing dewan pimpinan pusat (DPP) dan juga sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat,” ujarnya.

Dengan kepastian koalisi tersebut, Gerindra telah memutuskan tidak membuka pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur. Sebaliknya, Gerindra telah mengajukan lamaran ke sejumlah parpol untuk mengajak mereka berkoalisi sama-sama mengusung pasangan gubernur bersama PAN, yakni Partai NasDem, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (sumber: mi/palce amalo)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *