Festival Dugong jadi Destinasi Wisata Baru di Alor

  • Whatsapp
Ilustrasi : Ikan Duyung/foto dari Ew

Kupang–Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur dijadwalkan menggelar festival pemanggilan Dugong (duyung) di Kabupaten Alor dan bakal menjadi salah satu destinasi baru di daerah itu.

Awalnya, event ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari pada bulan Mei, namun diperpanjang 10 hari untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Alor.

“Kalau hanya lima hari terlalu singkat, kami akan melakukan sekurang-kurangnya H-10 dan H plus dua,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTT I Wayan Darmawa seperti dikutip MI, Jumat (8/3).

Untuk itu, menurut Wayan, dinas pariwisata tidak hanya fokus pada festival pemanggilan dugong, tetapi juga kegiatan lainnya seperti festival kuliner panggang ikan terpanjang dan kerajinan rakyat.

Baca Juga :  Wisatawan Asing Protes, Lokasi Wisata Gua Kristal Kupang Ternyata Buruk

“Kita akan menyiapkan variasi lebih banyak untuk mendapatkan momen festival yang lebih panjang,” ujarnya.

Kegiatan lain, seminar tentang pelestarian dugong akan menghadirkan sejumlah pakar yang akan berbagi pengalaman mengenai dugong serta interaksi antara manusia dengan mamalia laut tersebut.

Festival Dugong mulai diperkenalkan di Alor sejak 2017 tepatnya di perairan antara Pulau Alor dan Sikka. Di perairan itu ada tiga jenis ikan yang melakukan atraksi setelah dipanggil oleh pawang, yakni dugong, pari dan lumba-lumba.

Tiga jenis ikan ini bergantian melakukan atraksi tergantung permintaan pengunjung, seperti Dugong melakukan atraksi dengan cara menaikkan kepala ke perahu yang ditumpangi wisatawan, lalu pari berenang dekat perahu sambil mengibaskan sirip dan ekor.

Baca Juga :  Warga Sumba Sumpah pada Tiga Gunung

Seluruh kegiatan atraksi tersebut bisa dinikmati wisatawan dari atas perahu yang berlayar di perairan tersebut.(sumber: media indonesia/palce amalo)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *