Fary Francis Lantik 3 Pengurus Cabang FKPPI

  • Whatsapp
Fary Francis Lantik Pengurus FKPPI/Foto: lintasntt.com

Kupang – Ketua Pengurus Daerah XXVI Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan (FKPPI) Nusa Tenggara Timur, Fary Djemy Francis melantik tiga pengurus cabang FKPPI di Makodim 1604 Kupang, Jumat (18/11/2022) sore.

Tiga pengurus cabang yang dilantik yakni Kabupaten Kupang, Kabupaten Rote Ndao dan Kota Kupang masa bhakti 2022-2027. Pelantikan dihadiri puluhan kader, pengurus dan anggota FKPPI, serta Wakapolres Kota Kupang Kota, AKBP Aldinan Manurung.

Read More

Dalam sambutannya, Fary yang juga Komisaris Utama PT Asabri (Persero) minta seluruh pengurus yang dilantik selalu kompak dalam pergerakan bersama masyarakat.

Menurutnya, anak kolong adalah anak prajurit yang siap menjadi mata hari, tangan, kaki para orang tua untuk berjuang bersama menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Fary juga mengingatkan tentang amanah Munas FKPPI 2021 yang menekankan tentang konsolidasi wawasan, konsolidasi emosial, konsolitasi kader dan konsolidasi organisasi. “Menyangkut konsolidasi wawasan, bahwa kita adalah mata hati perjuangan orang tua kita,” ujarnya.

Selain itu, masih banyak anak-anak para prajurit TNI dan polisi yang belum bergabung bersama FKPPI.

Sebagai anak kolong, Fary juga menyampaikan testimoni dirinya yang berjuang sebagai anak kolong sampai menjadi anak bangsa. Ia menempuh pendidikan di beberapa negara seperti Jerman dan Amerika Serikat, bekerja di sejumlah lembaga internasional seperti JICA (Jepang) dan GTZ (Jerman).

Selanjutnya terpilih menjadi anggota DPR hingga menjabat Ketua Komisi V DPR RI. Terakhir, Fary menjabat Komisaris Utama PT Asabri.

Tugas berat yang diemban Fary sejak menjabat Komisaris Utama ialah 29 Juli 2020, sebab ketika itu, Asabri menderita kerugian sampai Rp14 triliun. Hanya dalam dua tahun, Fary berhasil membawa PT Asabri untung sampai Rp8 triliun.

“Sekarang PT Asabri sudah untung Rp8 triliun dan mendapat apresiasi dari pemerintah, menteri pertahanan, kapolri, panglima TNI dan Menteri BUMN. Ini adalah uangnya anggota TNI dan Polri, ujarnya. (gma)

 

 

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.