E-Sports Kota Kupang Seleksi Atlet Menuju PON XX Papua

  • Whatsapp
Foto: lintasntt.com

Kupang – Pengurus E-Sport Kota Kupang melakukan penjaringan terhadap pemain yang akan mewaliki Nusa Tenggara Timur di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Seleksi akan dilakukan untuk tiga gamers yakni Pro Evolution Soccer (PES) pada 21 Agustus 2021, yang kemudian dilanjutkan untuk Free Fire dan Mobile Legends pada 23-25 Agustus 2021. Hasil seleksi untuk tiga gamers ini dijadwalkan akan diserahkan ke provinsi pada 26 Agustus 2021.

Read More

Ketua Umum E-Sport Indonesia (ESI) Kota Kupang Alexander Foenay mengatakan E-Sport merupakan cabang olahraga baru yang dipertandingkan di PON.

“Bagi saya, di NTT permainan ini sudah lama, tapi olahraganya baru. Dan ini sudah bukan hanya soal adu ketangkasan tapi dari sisi ekonomi sangat menjanjikan,” kata Alex Foenay dalam jumpa pers di Restoran Nelayan, Kota Kupang, Kamis (19/8/2021).

Baca Juga :  Lorenzo Raih Pole di MotoGP Qatar, Rossi Posisi 5

Menurutnya, selama ini olahraga dikenal hanya terkait fisik. Namun saat imi sudah bergeser sesuai perkembangan tekonologi informasi (IT), E-Sport juga dimasukan sebagai salah cabang olahraga.

Bagi anggota DPRD NTT tersebut, banyak sisi positif yang bisa diperoleh melalui e-sport tersebut. Meski ada juga sisi negatifnya. Akan tetapi ada edukasi yang baik, tentu dapat meningkatkan pemahaman masyarakat.

“Even ini pasti ada yang kalah dan ada yang menang. Tapi intinya kita ingin memperkenalkan olahraga ini. Tujuannya supaya mengarahkan anak-anak. Jadi ini momen baik untuk mereka tunjukan kemampuam mereka. Lalu, dengan even begini, mereka juga punya wadah,” harap Alex.

Meski ini merupakan even untuk mencari bibit atlet yang akan dibawa ke tingkat provinsi, pihaknya akan tetap menyediakan hadiah menarik.

Baca Juga :  Dukungan Orang Tua jadi Kunci Kesuksesan Tim Sepakbola Bintang Timur

Ketua Harian ESI Kota Kupang Deford Lakapu mengatakan hanya tiga jenis permainan yang akan dilombakan, yakni Free Fire, Mobile Legends dan Pro Evolution Soccer (PES).

Ketua ASGARD Bobby Damanik sebagai penyelenggara seleksi menambahkan, seluruh proses seleksi tidak ada pungutan biaya alias gratis. Namun ada syarat khusus yang harus dipenuhi peserta. “Salah satu syaratnya, harus ber-KTP dan kartu kelaurga Kota Kupang, karena mereka yang akan mewakili Kota Kupang,” tandas Bobby. (gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment