Dituduh Curi HP, Anak Berusia 13 Tahun Di Rote Babak Belur Dianiaya

  • Whatsapp
korban penganiyaan/capture video

Rote – Seorang anak bernama Petrus Seuk, 13 tahun babak belur dianiaya oknum anggota TNI di Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, NTT sejak Kamis (17/8/2021) karena dituduh mencuri handphone (HP).

“Saya dipukul tentara di bibir, kepala, wajah dan dada dan bagian belakang,” kata Petrus Seuk lewat video dari tempat perawatan di RSUD Ba’a Rote, Sabtu (21/8/2021). Wajahnya juga dipukul dengan sapu.

Petrus tidak menjelaskan lebih jauh mengenai kronologi penganiayaan tersebut. Dia mengaku tidak mengenal tentara yang menganiayanya. Informasi yang menyebar menyebutkan, Petrus juga diikat dengan tali dan dianiaya serta direndam dalam drum yang berisi air.

Penganiyaan terhadap bocah tersebut berlangsung di sebuah rumah di RT 09/RW 03, Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain.

Baca Juga :  Astaga, Guru Olahraga di Kupang Cabuli 16 Murid

Lurah Metina, Hanok Suki yang dihubungi terpisah lewat telepon mengaku belum mengenal korban. “Saya sudah tanya RT tapi dia tidak terlalu mengenal anak itu. Identitas tidak jelas,” ujarnya.

Sementara itu, PGS Kapenrem Korem 161 Wirasakti Kupang, Kapten Dafria memastikan oknum TNI yang diduga menganiaya anak tersebut akan diproses hukum. (gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *